Najwa Shihab
Najwa Shihab
  • 100
  • 756
  • Bergabung pada
ID-card Channel Najwa Shihab menjadi bagian Narasi dan akun ID-card resmi Najwa Shihab. Dibawakan langsung oleh Najwa Shihab, topik-topik politik, hukum, sosial, religi dan isu-isu aktual lainnya dikemas lewat kemasan yang tidak sekadar menghibur, namun juga insightful.
Mata Najwa, Catatan Najwa dan Shihab & Shihab menjadi program yang tepat bagi mereka yang ingin selalu mendapatkan insight dari berbagai isu mutakhir di Indonesia.

Video
#BertemuIndonesia: Hari Ini Bertemu Indonesia yang Seperti Apa? | Catatan Najwa
#BertemuIndonesia: Hari Ini Bertemu Indonesia yang Seperti Apa? | Catatan Najwa
2 hari yang lalu
Namanya Indonesia. Kita perlu mengingat lagi apa itu Indonesia. Kita semua mewakili nama itu. Indonesia bukan diukur dari angka ekonomi atau pernyataan pejabat, namun apa yang kita temukan dan jalani sehari-hari di negeri ini. Nasionalisme, tak pernah menjadi rumus yang kaku, atau gagasan keras kepala. Di tengah pandemi ini, nasionalisme terdefinisikan oleh partisipasi kita. Seberapa kita mampu mencegah COVID-19 dengan solidaritas. Tantangan hari ini tak bisa dilawan olehmu, atau olehku, tapi oleh Indonesia, yang artinya dilawan bersama. Berawal dari kesadaran sederhana. Kita adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar, saling mengukir dan memahat. Tak ada pilihan lain: ambil peran. Bila masing-masing kita adalah Indonesia, pertanyaannya, kamu ingin menjadi Indonesia yang seperti apa? Saya ingin bertemu kamu, versi terbaik dari Indonesia. (Narasi) Tonton juga Catatan Najwa eps. [#BertemuIndonesia: Hari Ini Bertemu Indonesia yang Seperti Apa?] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/31PkSzZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Meramu Resep Penangkal Krisis (Part 7) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Meramu Resep Penangkal Krisis (Part 7) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani berharap modal kerja bisa lebih cepat cair. Sementara ekonom senior Didik Rachbini menilai pemerintah harus sukses mengatasi masalah kesehatan. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah bertekad akhir Agustus ini subsidi penghasilan bisa dikucurkan. Sedangkan Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menyebut solusi jangka panjang juga disiapkan pemerintah. “Tugas saya di antaranya: pemulihan ekonomi, transformasi ekonomi yang fundamental dan long term. Tidak ada yang bisa jamin SARS-CoV- 3 dan 4 tidak datang. Saatnya kita persiapkan integrasi data dan infrastruktur digital,” ujar Budi. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Mencari Peluang di Tengah Krisis (Part 6) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Mencari Peluang di Tengah Krisis (Part 6) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Berawal dari anjuran mencuci tangan, warga Sleman, Yogyakarta Agus Kholiq merancang wastafel portable. Produk ini laris. "Ide ini kami lempar ke medsos. Respons luar biasa. Permintaan naik. Kami harus tambah karyawan kami," ujar Agus. Di Kota Bogor, pebisnis tanaman hias Iwan mengaku omsetnya naik 100 persen. “Ini puncak penjualan tanaman hias,” ujar Iwan. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Resep Membangkitkan UMKM, Pahlawan Krisis (Part 5) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Resep Membangkitkan UMKM, Pahlawan Krisis (Part 5) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Kepala BKPM Bahlil Lahadilia menyebut UMKM berkontribusi terhadap 60 persen perekonomian negara. Meski disebut tahan krisis, sektor ini nyatanya juga terhimpit saat pandemi COVID-19. Pemerintah berencana kasih bantuan untuk UMKM Rp2,4 juta per penerima. “Sekarang ini kan kegiatan terhambat COVID-19. Berkaitan dengan investasi, (bantuan UMKM) ini membantu. Tapi diperlukan peluang baru untuk ke depannya,” ujar ekonom senior Indef Didik Rachbini. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Nasib Investasi di Tengah Pandemi (Part 4) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Nasib Investasi di Tengah Pandemi (Part 4) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Saat sektor bisnis dan pengusaha diandalkan menopang ekonomi dalam situasi krisis, sudah tepatkah resep untuk mendukung sektor usaha? Bagaimana dengan nasib investasi yang selalu digaungkan pemerintahan Presiden Jokowi? Bahlil Lahadalia, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, mengatakan, “Pintu menyelesaikan masalah lapangan pekerjaan yaitu dengan cara investasi. Konsumsi bisa terjadi kalau ada pendapatan dan pendapatan ada kalau ada lapangan pekerjaan.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Seberapa Manjur Bantuan Rp600 Ribu bagi Pekerja? (Part 3) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Seberapa Manjur Bantuan Rp600 Ribu bagi Pekerja? (Part 3) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Sebanyak 15,7 juta pekerja akan mendapat subsidi penghasilan sebesar Rp600 ribu selama 4 bulan. Erni, satpam di Kota Bogor, adalah salah satu calon penerimanya. Dia bercerita, jika berhasil mendapatkan bantuan tersebut akan menggunakannya untuk kebutuhannya. “Uang 600 ribu paling untuk kebutuhan sehari-hari sama kebutuhan sekolah (anak). Kebutuhan makan dan pulsa untuk anak belajar online naik saat pandemi ini,” cerita Erni. Namun, banyak pekerja, terutama di sektor informal yang tidak memiliki BPJS Ketenagakerjaan, tidak dapat subsidi ini. Haryadi Sukamdani, Ketua Apindo, tidak heran dengan itu karena ada masalah ada di pendataan. "Tidak bisa juga dengan kondisi data yang kurang bagus bisa menjangkau semua. Pekerja yang informal tadi, kalau bisa dijangkau lewat perusahaan tadi," ujar Haryadi. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Curhat Pekerja yang Tak Bisa Menerima Subsidi Gaji (Part 2) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Curhat Pekerja yang Tak Bisa Menerima Subsidi Gaji (Part 2) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Gaji Danang Apriyanto memang di bawah Rp5 juta, tapi dia terancam tidak mendapat subsidi penghasilan sebesar Rp600 ribu lantaran tidak punya BPJS Ketenagakerjaan. Menaker Ida Fauziah dan Ketua Satuan Tugas Pemulihan Ekonomi Nasional Budi Gunadi Sadikin menyebut Danang bisa ikut Program Kartu Prakerja untuk mendapat bantuan. Danang berharap mendapat subsidi. Uang sebesar Rp600 ribu bisa buat bayar utang dan membeli gizi untuk istrinya yang hamil. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Resep Penangkal Krisis: Sebar Duit ke Rakyat, Ampuhkah Resep Antikrisis? (Part 1) | Mata Najwa
Resep Penangkal Krisis: Sebar Duit ke Rakyat, Ampuhkah Resep Antikrisis? (Part 1) | Mata Najwa
3 hari yang lalu
Ekonom senior Indef, Didik Rachbini, menilai pemerintah sebaiknya bereskan masalah kesehatan dan pangan daripada menyebar dana bantuan. “Sekarang daripada menyebar dana, harusnya dari awal bereskan masalah kesehatan dan pangan,” kata Didik. Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah membantah bila pemerintah disebut tidak memperhatikan pemulihan kesehatan. “Yang prioritas adalah penanganan kesehatan, tapi kita lihat itu saja tidak cukup karena dampaknya sudah meluas. Jadi secara paralel pemerintah melakukan treatment-nya,” ujar Ida. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Resep Penangkal Krisis] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DE6IK9 Part 2 - bit.ly/3fLGTEM Part 3 - bit.ly/31ICWvH Part 4 - bit.ly/3iEpNdF Part 5 - bit.ly/31ID12t Part 6 - bit.ly/31EiH1W Part 7 - bit.ly/3gRjJ0V Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Sudah #BertemuIndonesia?
Sudah #BertemuIndonesia?
4 hari yang lalu
Mungkin kamu pernah #BertemuIndonesia saat satu gerbong di kereta, berpapasan saling senyum saat antre bayar di supermarket, makan bareng keluarga, bahkan nonton konser bareng, atau di banyak tempat lainnya. Sadar enggak kalau sebenarnya kita bisa dengan mudah #BertemuIndonesia di mana aja? Kenapa bisa? Karena Indonesia adalah aku, kamu, dan kita semua yang sedang melihat video ini. Kita adalah representasi Indonesia, yang membuatnya terlihat baik atau buruk adalah dimulai dari diri kita sendiri. Jadi singkatnya, #BertemuIndonesia ternyata bisa semudah ini. Kamu terjaga, berkaca, lalu tanyakan pada dirimu sendiri, sudahkah #BertemuIndonesia? (Narasi) #bergerakdari #Narasi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Bangkit di Masa Sulit | Zoom In
Bangkit di Masa Sulit | Zoom In
8 hari yang lalu
Perekonomian lesu gara-gara corona, krisis di depan mata. Wajah dunia industri dan perdagangan berubah, sebagian besar usaha terdampak. Korporasi-korporasi besar tak lepas ikut kena imbas situasi pandemi, begitu pula dengan UMKM. UMKM yang pada krisis 1998 dan 2008 menjadi pahlawan, justru kini yang paling terdampak karena kegiatan masyarakat dibatasi. Namun, meningkatnya aktivitas daring masyarakat karena harus #dirumahaja bisa jadi peluang bagi UMKM untuk memutar kembali roda perekonomian. #KarenaLokalNo1 (Narasi) Tonton juga Zoom In eps. [Bangkit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Mau #BertemuIndonesia yang Seperti Apa?
Mau #BertemuIndonesia yang Seperti Apa?
8 hari yang lalu
Agustus itu bulannya Indonesia. Semua hal dari A sampai Z, tentang Indonesia. Tapi, bentar deh. Indonesia itu apa sih? Atau siapa? Oke, salah satunya nama negara di dunia. Selain itu, kalau dengar kata Indonesia, apa yang pertama kali muncul? Orang-orangnya yang ramah atau yang suka meluapkan amarah di linimasa? Katanya peduli terhadap sesama, tapi... gak sedikit juga yang saling cela, dan banyak hal lainnya juga. Terlepas dari itu semua, setuju enggak sih kalau kitalah yang menentukan Indonesia yang seperti apa? Kalau jalan ke luar negeri, pasti ditanya asalnya dari mana. Di dunia maya aja terkenal banget dengan sebutan warga +62. Ada yang kenal Indonesia lewat sensasi, pastinya banyak juga karena kebaikan dan prestasi. Nah, kalian ingin #BertemuIndonesia yang seperti apa? (Narasi) #bergerakdari #Narasi #Indonesia Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Soal Ambisi 2024, Erick Thohir: Presiden Pasti Orang Jawa (Part 7) | Mata Najwa
Soal Ambisi 2024, Erick Thohir: Presiden Pasti Orang Jawa (Part 7) | Mata Najwa
10 hari yang lalu
Kontroversi Mas Menteri (Part 7) Erick Thohir, Menteri BUMN, mengaku tidak berpikir sampai ke 2024. Soal minat menjadi presiden, Erick menjawab, “Presiden pasti orang Jawa.” “Lebih baik kita bantu aja presidennya,” kata Erick. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Banyak Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Erick Thohir: Jangan Pakai Kacamata Kuda (Part 6)| Mata Najwa
Banyak Komisaris BUMN Rangkap Jabatan, Erick Thohir: Jangan Pakai Kacamata Kuda (Part 6)| Mata Najwa
10 hari yang lalu
Kontroversi Mas Menteri (Part 6) Menteri BUMN Erick Thohir mengeluarkan unek-uneknya mengenai banyaknya komisaris BUMN yang rangkap jabatan. Menurut Erick, pola seperti itu sudah berlangsung sejak puluhan tahun lalu. "Rangkap jabatan itu lumrah," ujar Erick. Namun, Erick menekankan aspek kapabilitas yang selalu dikedepankan pihaknya dalam memilih komisaris. "Jangan pakai kacamata kuda orang-orang ini tidak capable," kata Erick. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Nadiem Masih Berharap NU, Muhammadiyah, dan PGRI Ikut POP (Part 5) | Mata Najwa
Nadiem Masih Berharap NU, Muhammadiyah, dan PGRI Ikut POP (Part 5) | Mata Najwa
10 hari yang lalu
Kontroversi Mas Menteri (Part 5) Mendikbud Nadiem Makarim mengakui ada beberapa aspek dalam Program Organisasi Penggerak (POP) belum sempurna. Terkait mundurnya Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah, dan PGRI dari program tersebut, Nadiem mengatakan selalu melakukan pendekatan. “Tanpa partisipasi tiga ormas ini, POP ini akan berisiko. Kami ingin partisipasi mereka untuk menyempurnakan program ini,” kata Nadiem. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Mulai September, Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Subsidi Rp600 Ribu per Bulan (Part 4) | Mata Najwa
Mulai September, Gaji di Bawah Rp5 Juta Dapat Subsidi Rp600 Ribu per Bulan (Part 4) | Mata Najwa
10 hari yang lalu
Kontroversi Mas Menteri (Part 4) Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan rencana pemerintah memberi subsidi ke pegawai non-PNS dan non-BUMN dengan gaji di bawah Rp5 juta pada September 2020. Besarannya Rp600 ribu per bulan selama 4 bulan. Erick menyebut pemerintah berupaya betul meningkatkan daya beli masyarakat. “Salah satu yang harus kita lakukan adalah kita dongkrak daya beli masyarakat,” kata Erick. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Nadiem: Saya Pertaruhkan Kehormatan Saya untuk Pulsa PJJ (Part 3) | Mata Najwa
Nadiem: Saya Pertaruhkan Kehormatan Saya untuk Pulsa PJJ (Part 3) | Mata Najwa
10 hari yang lalu
Kontroversi Mas Menteri (Part 3) Mulai dari tak punya pulsa sampai tak dapat sinyal ialah sekelumit permasalahan yang dihadapi para guru dan siswa dalam menjalani pembelajaran jarak jauh di masa pandemi. Mendikbud Nadiem Makarim berencana meluncurkan kurikulum baru untuk menyesuaikan protokol COVID-19. Nadiem juga siap mempertaruhkan kehormatan untuk anggaran pulsa Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). “Saya komit akan berjuang untuk dapatkan anggaran untuk relaksasi UKT, paling tidak dari biaya pulsa untuk bantu PJJ ke depannya di semua tingkatan pendidikan,” ujar Nadiem. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Erick Thohir: Awal Tahun 2021, Imunisasi Massal Vaksin Corona (Part 2) | Mata Najwa
Erick Thohir: Awal Tahun 2021, Imunisasi Massal Vaksin Corona (Part 2) | Mata Najwa
10 hari yang lalu
Kontroversi Mas Menteri (Part 2) Erick Thohir diberi tugas baru oleh Presiden Jokowi. Selain mengurus BUMN, dia sekarang juga memimpin Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Kemarin, Erick memastikan kesiapan uji klinis fase 3 calon vaksin COVID-19 di Bio Farma, Jawa Barat. "Produksinya 250 juta siap di Desember. Uji klinis kita mau pastikan on time semua supaya Januari-Februari tahun depan vaksinnya siap dan bisa mulai diimunisasi," ujar Erick. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kontroversi Mas Menteri - Erick Thohir Soal Komentar Dahlan Iskan: Speechless (Part 1) | Mata Najwa
Kontroversi Mas Menteri - Erick Thohir Soal Komentar Dahlan Iskan: Speechless (Part 1) | Mata Najwa
10 hari yang lalu
Dua menteri, Menteri BUMN Erick Thohir dan Mendikbud Nadiem Makarim jadi disorot banyak pihak dalam sebulan ke belakang. Apalagi di masa pandemi, kebijakan mereka tak lepas dari hujan kritik. Nadiem dan Erick mengaku stres. “Bukan kontroversinya yang bikin stres, tapi situasinya, saat pra-pandemi lalu pandemi terjadi. Progress ada yang tertunda dan lain-lain. Tapi ya itu yang namanya perubahan,” kata Nadiem. Baru-baru ini Erick diangkat jadi Ketua Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional. Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan berusaha menerka alasan dipilihnya Erick. Komentar Dahlan bikin Erick, “Speechless.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kontroversi Mas Menteri] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DEHFG8 Part 2 - bit.ly/31ilLki Part 3 - bit.ly/31kB6AZ Part 4 - bit.ly/3gwyUgb Part 5 - bit.ly/39XA41u Part 6 - bit.ly/30txxsY Part 7 - bit.ly/2DnKqvU Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Yang Dilepas Senyummu, Bukan Maskermu | Catatan Najwa
Yang Dilepas Senyummu, Bukan Maskermu | Catatan Najwa
11 hari yang lalu
Di situasi hari ini, mungkin sulit bagi kita untuk tersenyum. Kita dihadapkan pada banyak kehilangan dan pesimisme yang diam-diam menyelinap tumbuh. Padahal, studi mengatakan bahwa senyum yang lepas bisa mempermudah kita menemukan kebahagiaan. Dan justru sekaranglah, ketika senyum terasa lebih sulit dan mewah, itulah saat paling berharga untuk kita berbagi senyum. Belakangan, kami mengajak kawan-kawan untuk membagikan pasangan foto mereka saat tersenyum memakai masker dan tanpa masker. Ratusan kawan-kawan turut serta dan berhasil membuktikan bahwa memakai masker tak jadi penghalang untuk kita terus memijarkan senyum. Sebagaimana semakin banyaknya foto-foto yang dikirimkan, terbukti pula bahwa senyum itu menular. Mari #MerdekakanSenyum untuk saling menebar kebaikan dan kepedulian. Satu senyum simpul, bisa rajut kebahagiaan yang lebih luas. Konten ini dipersembahkan oleh @tanyapepsodent. (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Cerita Gus Baha dan Abi Quraish Merayakan Idul Adha (Part 3) | Shihab & Shihab
Cerita Gus Baha dan Abi Quraish Merayakan Idul Adha (Part 3) | Shihab & Shihab
16 hari yang lalu
Lebih Dekat dengan Gus Baha (Part 3) Hari raya Idul Adha dimaknai dengan haji dan berkurban. Tapi sayangnya, tahun ini seluruh calon jemaah haji Indonesia terpaksa menelan kekecewaan lantaran batal menunaikan rukun Islam kelima tersebut. Tak sedikit yang sudah bersusah payah menabung demi pergi ke tanah suci. Kekecewaan ini jelas tak terbendung, tapi Gus Baha dan Abi Quraish punya jawaban untuk mengobati kekecewaan tersebut. Bagaimana caranya? Abi Quraish dan Gus Baha juga menjawab perihal kurban. Bagaimana hukumnya kurban secara urunan? Apakah boleh berkurban meski belum akikah? Temukan jawabannya di video berikut. #ShihabShihab #GusBaha #nawaitusahaja (Narasi) Tonton juga Shihab & Shihab eps. [Lebih Dekat dengan Gus Baha] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3jWzBkM Part 2 - bit.ly/2D1XO8M Part 3 - bit.ly/3fhSYkO Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Gus Baha dan Abi Quraish Menjawab Soal Cinta, Taaruf dan Fans K-pop (Part 2) | Shihab & Shihab
Gus Baha dan Abi Quraish Menjawab Soal Cinta, Taaruf dan Fans K-pop (Part 2) | Shihab & Shihab
16 hari yang lalu
Lebih Dekat dengan Gus Baha (Part 2) Gus Baha dan Abi Quraish Shihab menjawab banyak hal yang sedang ramai di media sosial. Mulai dari persoalan cinta, taaruf hingga K-Pop. "Bolehkah kita menyelawati seseorang supaya bisa berjodoh?" Tanya salah seorang netizen. Tak hanya seputar percintaan, mufasir atau ahli tafsir ini juga menjawab pertanyaan tentang Al-Qur'an. "Bagaimana jika sampai mati saya tidak tahu arti keseluruhan isi Al-Qur'an apalagi tafsirnya. Apakah saya berdosa? Hanya dibaca sampai katam berkali-kali, membaca terjemahannya juga jarang-jarang." Bagaimana Abi Quraish dan Gus Baha menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut? #ShihabShihab #GusBaha #nawaitusahaja (Narasi) Tonton juga Shihab & Shihab eps. [Lebih Dekat dengan Gus Baha] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3jWzBkM Part 2 - bit.ly/2D1XO8M Part 3 - bit.ly/3fhSYkO Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Lebih Dekat dengan Gus Baha (Part 1) | Shihab & Shihab
Lebih Dekat dengan Gus Baha (Part 1) | Shihab & Shihab
16 hari yang lalu
Keluarga Shihab kedatangan tamu spesial dari Rembang, Jawa Tengah, yakni Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha. Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidul Qur'an LP3IA ini, menjawab pertanyaan netizen yang penasaran dengan sosoknya. "Saya ndak punya WA (WhatsApp)," begitu celetukan spontan Gus Baha ketika ditanya tanggapannya mengenai dakwahnya yang viral di media sosial. Aplikasi pesan singkat saja tak punya, apalagi mengetahui bahwa videonya viral. Gus Baha mengaku tidak peduli ketenaran. "Jadi komitmen hati saya ini hanya ingin mengenalkan ajaran Allah ini indah, ajaran Allah ini solusi. Saya tidak pernah kepikiran kalau itu jadi viral atau terkenal." #ShihabShihab #GusBaha #nawaitusahaja (Narasi) Tonton juga Shihab & Shihab eps. [Lebih Dekat dengan Gus Baha] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3jWzBkM Part 2 - bit.ly/2D1XO8M Part 3 - bit.ly/3fhSYkO Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Lima Tahun Berlalu, Apa Kabar Kasus Akseyna Mahasiswa UI? (Part 7) | Mata Najwa
Lima Tahun Berlalu, Apa Kabar Kasus Akseyna Mahasiswa UI? (Part 7) | Mata Najwa
17 hari yang lalu
Kasus-Kasus Misterius (Part 7) Adrianus Meilala, kriminolog dari UI, menyebut ada 200 hingga 300 kasus mandek di kepolisian. Kasus seperti ini diistilahkan “cold case”. Salah satu cold case ialah meninggalkan Akseyna Ahad Dori, mahasiswa UI, sekitar lima tahun lalu. Sampai sekarang, keluarga Akseyna terus mencari keadilan. Di antara gelap, titik terang datang dari jurnalis dan warganet yang bersimpati dan berusaha membantu mengungkap kasus ini. “Saya dapat foto dari netizen yang memperhatikan kasus ini dan bertemu langsung dengan saya. Sayang kualitas foto agak kabur, jadi belum bisa identifikasi ada dua sosok yang duduk di danau dekat anak saya ditemukan,” kata Mardoto, ayah Akseyna. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kata Polisi Soal Uang "Tali Kasih" untuk Keluarga Korban Tabrak Lari (Part 6) | Mata Najwa
Kata Polisi Soal Uang "Tali Kasih" untuk Keluarga Korban Tabrak Lari (Part 6) | Mata Najwa
17 hari yang lalu
Kasus-Kasus Misterius (Part 6) Dua kali pihak kepolisian mendatangi rumah keluarga korban tabrak lari, Retnoning Tri. Suami Retnoning, Marthen Jilipele, selalu menolak uang “tali kasih” yang hendak diberikan pihak kepolisian. Marthen menduga ada maksud tertentu di balik pemberian itu. Kapolresta Surakarta Kombes Pol Andy Rifai membantah uang itu sebagai bentuk ajakan damai. “Kalau damai, kan, kita membantu korban. Itu salah satu bentuk perhatian kita kepada keluarga korban,” ujarnya. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kejanggalan Pengungkapan Kasus Tabrak Lari di Manahan Solo (Part 5) | Mata Najwa
Kejanggalan Pengungkapan Kasus Tabrak Lari di Manahan Solo (Part 5) | Mata Najwa
17 hari yang lalu
Kasus-Kasus Misterius (Part 5) Marthen Jilipele bertanya-tanya mengenai kejelasan pelaku tabrak lari yang menewaskan istrinya, Retnoning Tri. Sudah 1 tahun berlalu, namun nomor plat mobil pelaku tabrak larinya saja pun belum ketahuan. CCTV milik Dinas Perhubungan merekam proses tabrak lari tersebut. Pihak Polresta Surakarta mengaku kualitas rekaman itu tidak terlalu bagus. Namun Arif Sahudi, kuasa hukum keluarga Marthen, menyebut seharusnya pihak kepolisian bisa mengungkap kasus ini, bahkan tanpa CCTV. “CCTV bukan hal utama dalam kasus ini. Karena dalam kasus-kasus kecelakaan sebelumnya, polisi mampu memecahkan kasusnya,” kata Arif. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Eksklusif CCTV Merekam Terang Benderang Pelaku Pembunuhan Noven (Part 4) | Mata Najwa
Eksklusif CCTV Merekam Terang Benderang Pelaku Pembunuhan Noven (Part 4) | Mata Najwa
17 hari yang lalu
Kasus-Kasus Misterius (Part 4) Selama ini pihak Polresta Bogor berdalih belum bisa mengungkap pelaku pembunuhan Andriana Yubelia Noven Cahya karena rekaman CCTV tidak jelas. Padahal Mata Najwa mendapat video CCTV yang secara jelas memperlihatkan seorang laki-laki berbaju baru mengakhiri hidup Noven. "Saya mengimbau pihak kepolisian untuk serius mengungkap kasus ini," ujar Yohanes Bosco, ayah Noven. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kasus-Kasus Misterius: Simpang Siur Pelaku Pembunuhan Noven, Siswi SMK di Bogor (Part 3)| Mata Najwa
Kasus-Kasus Misterius: Simpang Siur Pelaku Pembunuhan Noven, Siswi SMK di Bogor (Part 3)| Mata Najwa
17 hari yang lalu
Yohanes Bosco berkata, “Belum ada titik terang sampai sekarang,” ketika ditanya perihal perkembangan pengungkapan kasus pembunuhan anaknya, Andriana Yubelia Noven, yang terjadi Januari 2019 lalu. Yohanes pun sempat dibuat bingung lantaran pada Februari kemarin ada kabar menyatakan pelaku pembunuhan ditangkap di Jawa Timur. Pihak Polresta Bogor menampik kabar tersebut dan menyebut informasi itu tidak dikeluarkan dari pihak mereka. “Kami sampai sekarang masih bertanya-tanya motifnya apa hingga Noven dibunuh? Kita hanya tahu anak saya dibunuh setelah pulang dari sekolah,” kata Yohanes. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kasus-Kasus Misterius - Ibu Yodi: Anak Saya Dibunuh karena Asmara (Part 2) | Mata Najwa
Kasus-Kasus Misterius - Ibu Yodi: Anak Saya Dibunuh karena Asmara (Part 2) | Mata Najwa
17 hari yang lalu
Tidak ada pelaku kejahatan yang ingin terungkap. Begitu kata Suwandi, ayah mendiang Yodi Prabowo. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus menyatakan bahwa Yodi diduga kuat melakukan bunuh diri. Sebaliknya, keluarga menduga Yodi dibunuh terkait masalah asmara. “Saya menduga ini masalah asmara. Saya hanya harapkan keadilan buat anak kami. Kami yakin anak kami tidak bunuh diri, itu pasti ada pelakunya,” kata Ibu Yodi Prabowo. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kasus-Kasus Misterius - Ayah Yodi: Saya Tak Rela Anak Saya Dibilang Depresi (Part 1) | Mata Najwa
Kasus-Kasus Misterius - Ayah Yodi: Saya Tak Rela Anak Saya Dibilang Depresi (Part 1) | Mata Najwa
17 hari yang lalu
Yodi Prabowo meninggal dengan menyisakan tanda tanya. Pihak kepolisian menyatakan Yodi diduga kuat bunuh diri dan dinilai depresi. Kedua orang tua Yodi membagikan ceritanya tentang Yodi. Mereka tidak percaya dengan pernyataan pihak kepolisian. “Saya enggak terima anak saya dibilang depresi. Harusnya yang memeriksa itu tanya ke keluarga gimana sehari-harinya Yodi. Jangan langsung disimpulkan depresi,” kata Suwandi, Ayah alm. Yodi Prabowo. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kasus-Kasus Misterius] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/337ZjwY Part 2 - bit.ly/2X7GiXw Part 3 - bit.ly/2Xa1IDl Part 4 - bit.ly/338gAGi Part 5 - bit.ly/3gbTAK6 Part 6 - bit.ly/2P3C275 Part 7 - bit.ly/2D2jJfX Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Menagih Komitmen Negara Menangkap Buron (Part 7) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Menagih Komitmen Negara Menangkap Buron (Part 7) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Gara-gara kepulangan Djoko Tjandra yang sudah 11 tahun buron bikin geger publik, pemerintah berwacana untuk mengaktifkan kembali tim pemburu buronan koruptor. Hal ini justru banyak menuai kritik karena dianggap sebagai gimik politik belaka. Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin mengatakan, “Kita berkomitmen menyelesaikan kasus Djoko Tjandra ini dengan akuntabel.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Eksklusif Penelusuran Jejak Eddy Tansil di China (Part 6) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Eksklusif Penelusuran Jejak Eddy Tansil di China (Part 6) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Tim Mata Najwa menelusuri koruptor buron Eddy Tansil di China. Di Indonesia, citra Eddy memang buruk. Tapi, di kampung halaman ayahnya di China, keluarga Eddy Tansil dipandang berjasa dalam pembangunan daerah. Eddy Tansil yang kabur dari LP Cipinang sejak 1996 ini punya relasi dengan penguasa di China. Ujar mantan Jaksa Agung H.M. Prasetyo, "Karena mereka memberikan manfaat ke negara itu, Edy Tansil konon di China banyak usaha, Djoko Tjandra membangun gedung negara Papua Nugini." #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Ada Intrik Jabatan Kapolri dalam Kasus Djoko Tjandra? (Part 5) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Ada Intrik Jabatan Kapolri dalam Kasus Djoko Tjandra? (Part 5) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Ketika ditanya perihal kasus Djoko Tjandra diduga digunakan dalam perebutan jabatan Kapolri, Komisioner Kompolnas Andrea Pulungan mengatakan, "Feeling pribadi saya kok sepertinya seperti itu." Andrea mempertanyakan mengapa bisa surat-surat yang bersifat rahasia jabatan keluar ke publik, termasuk dimiliki Koordinator MAKI Boyamin. Boyamin mengaku mendapatkan dokumen tersebut dari penegak hukum di luar kepolisian. "Tidak ada hubungannya dengan intrik Kapolri," ujar Boyamin. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Mengapa Susah Menangkap Buron di Luar Negeri? (Part 4) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Mengapa Susah Menangkap Buron di Luar Negeri? (Part 4) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Sutiyoso berbagi pengalamannya membekuk buron. Mantan Kepala BIN itu mengatakan terpidana kabur selalu satu hari atau beberapa jam sebelum vonis dibacakan hakim. Dia mengendus adanya kebocoran vonis. "Info (bocoran) ini bukan gratis," kata Sutiyoso. Negara tujuan buron umumnya Singapura. Kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini, "Di sana aman dan enggak ada perjanjian ekstradisi Singapura dan Indonesia." #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Dilaporkan ke MKD, Ini Jawaban Wakil Ketua DPR (Part 3) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Dilaporkan ke MKD, Ini Jawaban Wakil Ketua DPR (Part 3) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Azis Syamsuddin, Wakil Ketua DPR, mengonfrontasi Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Azis tidak terima Boyamin melaporkan dirinya ke Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR. Boyamin menilai Azis menghalangi berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk membahas kasus Djoko Tjandra. Azis pun berargumen dirinya hanya menaati mekanisme DPR yang tengah memasuki masa reses. Boyamin bersikukuh belum ingin mencabut laporannya. "Ini kan proses saya mengadu," ujar Boyamin. Kata Azis, "Saya hanya mendoakan bapak dapat hidayah." #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Pengakuan Kuasa Hukum Djoko Tjandra Soal Keterlibatan Jenderal (Part 2) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Pengakuan Kuasa Hukum Djoko Tjandra Soal Keterlibatan Jenderal (Part 2) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Dengan menenteng surat jalan dari kepolisian, Djoko Tjandra bebas keluyuran di Indonesia. Surat jalan dikeluarkan Brigjen Prasetijo Utomo yang juga membantu Djoko memperoleh surat jalan bebas COVID-19. Anita Kolopaking, Kuasa Hukum Djoko Tjandra, menceritakan hubungan Djoko dan Prasetijo, awal mula keluarnya surat jalan dan surat jalan bebas COVID-19, dan sejak kapan Djoko mengenal Prasetijo. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Buron Istimewa: Mengapa Djoko Tjandra Diperlakukan Istimewa? (Part 1) | Mata Najwa
Buron Istimewa: Mengapa Djoko Tjandra Diperlakukan Istimewa? (Part 1) | Mata Najwa
24 hari yang lalu
Melenggangnya Djoko Tjandra dengan leluasa memperlihatkan para perampok negara ini diperlakukan dengan istimewa. Buron ini dilayani aparatur negara dan difasilitasi tiga jenderal di korps bhayangkara. Mengapa Djoko Tjandra yang berstatus buron bisa diperlakukan istimewa? Anita Kolopaking, Kuasa Hukum Djoko Tjandra, dinilai berperan penting dalam masuk dan keluarnya Djoko Tjandra ke Indonesia pada Juni 2020 lalu. Anita blak-blakan mengenai hubungannya dengan Djoko Tjandra. Anita pun tidak ragu mengatakan bahwa Djoko sekarang sedang di Kuala Lumpur, Malaysia. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Buron Istimewa] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3joFgQm Part 2 - bit.ly/2OKPqwv Part 3 - bit.ly/3jtBbun Part 4 - bit.ly/39kaxzf Part 5 - bit.ly/3jCuZ3p Part 6 - bit.ly/2WMPvnZ Part 7 - bit.ly/3jxfMAf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
“Kenapa Kita Harus Salat Lima Waktu?” (Part 2) | Shihab & Shihab
“Kenapa Kita Harus Salat Lima Waktu?” (Part 2) | Shihab & Shihab
Bulan Yang lalu
Menjawab Pertanyaan Anak tentang Islam (Part 2) “Jiddu, kenapa kita harus salat lima waktu?” Ujar Nuha, kepada Abi Quraish. Jiddu, yang berarti kakek, adalah panggilan cucu-cucu untuk Abi Quraish. Menjawab pertanyaan Nuha, Jiddu menjelaskannya dengan sederhana. Jiddu juga menerangkan pentingnya berdoa sebelum melakukan sesuatu. Bagaimana penjelasan Jiddu? Kalian juga bisa bertanya langsung ke Abi Quraish. Pertanyaan terpilih, akan langsung dijawab oleh Abi Quraish. Tinggalkan pertanyaanmu di kolom komentar, ya! (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menjawab Pertanyaan Anak tentang Islam (Part 1) | Shihab & Shihab
Menjawab Pertanyaan Anak tentang Islam (Part 1) | Shihab & Shihab
Bulan Yang lalu
Shihab & Shihab hadir dengan format baru. Mengeksplorasi nilai-nilai islami sarat makna secara implisit lewat gambaran harmonisasi keluarga. Kali ini, rumah Abi Quraish kedatangan cucu-cucu. Polah lucu mereka membuat suasana rumah menjadi ceria. Naziha, salah satu cucu Abi Quraish kemudian bertanya, “Allah ada di mana?” Bagaimana ya Abi Quraish menjelaskannya? Simak selengkapnya di video berikut. Kalian juga bisa bertanya langsung ke Abi Quraish. Pertanyaan terpilih, akan langsung dijawab oleh Abi Quraish. Tinggalkan pertanyaanmu di kolom komentar, ya! (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Novel Tanpa Titik: 10 Tahun Kemudian | Catatan Najwa
Novel Tanpa Titik: 10 Tahun Kemudian | Catatan Najwa
Bulan Yang lalu
Vonis terhadap pelaku penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan telah diputuskan malam kemarin. Putusan yang tergolong ringan, namun terdengar seperti hukuman seumur hidup bagi pemberantasan korupsi. Dapatkah kita membayangkan apa yang terjadi dengan Indonesia 10 tahun yang akan datang? Wajah hukum di Indonesia, kini bak sandiwara yang skenarionya bisa dirancang siapa saja. Sepuluh tahun dari sekarang, mungkin saja korupsi tidak lagi dilakukan dengan sembunyi, bahkan pegiat antikorupsi dipaksa berhati-hati membangun barisan untuk menyuarakan ancaman, peretasan, dan penganiayaan. Novel hanya satu dari sekian penegak hukum di Indonesia. Tapi kita tahu, kasus yang menimpa Novel tidak berdiri sendiri, ia menjadi bagian dari rentetan gejala kasat mata. Mata novel adalah mata kita. Air keras yang mengguyur wajahnya adalah kejahatan yang dialamatkan pada kita semua. Upaya untuk memburamkan penglihatan kita terhadap kebenaran. Ini tentang kamu, tentang kita. Tentang masa depan negara ini di 10 tahun nanti. (Narasi) Tonton juga Catatan Najwa eps. [Novel Tanpa Titik: 10 Tahun Kemudian] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/30gFPDf Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang: Kita Pasti Menang Lawan Corona, Asal... (Part 7) | Mata Najwa
Kita Belum Menang: Kita Pasti Menang Lawan Corona, Asal... (Part 7) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Bisakah kita menang melawan virus corona? Kapan pandemi akan berakhir? Agar bisa menang melawan corona, Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, mendorong para pemimpin untuk lebih bersabar menghadapi masyarakat. “Se-denial-nya mereka, kita masih harus mengedukasi,” kata Ridwan. Sedangkan Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito yakin kita bisa menang namun ada syaratnya. “Saya yakin kita bisa menang. Asal kita seluruh masyarakat dan komponen bangsa bersatu. Lalu dengan perubahan perilaku secara kolektif. Pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Sesimpel itu,” kata Wiku. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang: Salah Kaprah Hadapi Corona (Part 6) | Mata Najwa
Kita Belum Menang: Salah Kaprah Hadapi Corona (Part 6) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Sudah empat bulan sejak PSBB diterapkan, masyarakat masih menuntut agar pemerintah terus mengambil langkah-langkah dan kebijakan yang efektif mengatasi wabah virus corona di Indonesia. Menurut Ainun Najib, yang menjadi Inisiator Gerakan Kawal COVID-19 sejak sebelum Presiden Jokowi mengumumkan pasien 01 & 02, setidaknya ada tiga hal salah kaprah yang dilakukan pemerintah dalam melawan virus corona, Yaitu salah kaprah tujuan, kebijakan, dan pendekatan. “Salah kaprah kebijakan. Kontradiktif kebijakan pemerintah kita itu kontradiktif dalam ucapan maupun perbuatan. Kontradiktif dibilang lampu merah COVID-19, tetapi di samping itu PNS diminta dinas wisata," kata Ainun mencontohkan. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang - Ridwan Kamil: Masih Banyak yang Terjebak di Zona Denial (Part 5) | Mata Najwa
Kita Belum Menang - Ridwan Kamil: Masih Banyak yang Terjebak di Zona Denial (Part 5) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Ridwan Kamil, Gubernur Jawa Barat, sejak awal meyakini istilah normal baru akan membingungkan masyarakat dan memutuskan untuk menggunakan istilah adaptasi kebiasaan baru yang akhirnya diadopsi oleh pemerintah pusat. Menurut Ridwan Kamil, ada tiga tahap masyarakat menghadapi situasi pandemi. “Yang pertama adalah zona denial, marah-marah, dan akhirnya beradaptasi. Nah, mereka yang masih percaya teori konspirasi ini mereka di zona denial,” kata Ridwan. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang: Mereka yang Tidak Takut Corona (Part 4) | Mata Najwa
Kita Belum Menang: Mereka yang Tidak Takut Corona (Part 4) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Lebih dari empat bulan setelah Presiden Jokowi mengumumkan pasien 01 & 02, angka kasus COVID-19 di Indonesia masih belum menunjukkan tanda-tanda penurunan. Ketidakpastian dan juga kesimpangsiuran informasi membuat sebagian masyarakat skeptis, bahkan menyepelekan bahaya virus corona. Hisam Masruri, seorang ojek daring, pada #MataNajwa episode “Utak-atik Mudik” pernah bercerita bagaimana dia tak ragu untuk mudik karena sudah tak berpenghasilan di ibu kota. Kali ini, dia sudah kembali ke Jakarta untuk mengais rezeki dan semakin tidak takut virus corona. Hisam juga mengaku tak percaya rapid dan swab test COVID-19. “Teman istri saya hamil sehat-sehat aja awalnya. Lalu setelah rapid test malah tenggorokannya sakit. Juga kawan saya yang awalnya sakitnya kencing manis masih normal dan setelah dibawa ke rumah sakit di rapid test malah enggak bisa jalan,” kata Hisam. Terkait banyaknya masyarakat yang makin tidak mengencangkan kewaspadaan terhadap virus corona, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan, "Rasanya apa yang dilakukan pemerintah soal bahaya covid masih diterima masyarakat secara berbeda-beda, jadi belum efektif untuk memberikan kesadaran bersama bahwa covid ini berbahaya.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang: Alasan Warga Jemput Paksa Jenazah Positif COVID-19 (Part 3) | Mata Najwa
Kita Belum Menang: Alasan Warga Jemput Paksa Jenazah Positif COVID-19 (Part 3) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Di tengah upaya melawan virus corona, marak terjadi pengambilan paksa jenazah kasus corona di berbagai daerah. Salah satunya, Mahnun, seorang warga di Lombok Barat, yang bersama keluarga besarnya menjemput paksa jenazah ibunda yang meninggal akibat corona. Mahnun mengatakan tidak mau mengikuti protap COVID-19 yang dijalankan rumah sakit di mana ibunya dirawat karena awalnya hanya kecelakaan saja. “Ibu akhirnya dites rapid dan swab. Hasilnya positif tapi saya tidak melihat buktinya sampai sekarang. Hanya diberi tahu secara lisan. Kami dari pihak keluarga menolak dilakukan pemakaman protap, karena kami tidak bisa memandikan jenazah ibu. Kami ingin melakukan sesuai syariat Islam," kata Mahnun. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang - Pesan Keluarga Korban: Jangan Remehkan Corona (Part 2) | Mata Najwa
Kita Belum Menang - Pesan Keluarga Korban: Jangan Remehkan Corona (Part 2) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Jumlah kasus positif yang masih terus bertambah, bahkan mencetak rekor belakangan ini adalah hal yang menggambarkan bahwa kita belum sepenuhnya aman dari COVID-19. Menurut epidemiolog FKM UI Pandu Riono menegaskan bahwa bahaya corona itu nyata. “Kalau hasil survei menyatakan sekarang orang tidak merasa berisiko, apakah karena diberikan tiap hari ada kasus dan sekarang sudah masuk era normal baru sehingga dianggap sudah normal. Masalahnya masyarakat tidak diedukasi bahwa COVID-19 itu berbahaya,” kata Pandu Riono. Sementara itu, Dea Winnie Pertiwi, warga Surabaya yang keluarganya meninggal akibat corona, mengatakan, “Mereka belum merasakan orang terdekat terkena COVID-19, jadi masih meremehkan. Beda cerita kalau sudah merasakan bagaimana sedihnya kehilangan keluarga, pasti mereka bakal percaya kalau virus ini tidak bisa dianggap remeh.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kita Belum Menang: Satu Keluarga Meninggal, Bukti Nyata Bahaya Corona (Part 1) | Mata Najwa
Kita Belum Menang: Satu Keluarga Meninggal, Bukti Nyata Bahaya Corona (Part 1) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Masuk normal baru, Dea Winnie Pertiwi justru harus kehilangan keluarganya. Warga Surabaya, Jawa Timur, ini bercerita bagaimana keponakan, kakak kandung, dan juga kedua orang tuanya satu per satu meninggal akibat COVID-19. “Mama justru yang kasih tahu kalau papa meninggal. (Sementara) Sampai mama meninggal, aku enggak kasih tahu kalau kakak meninggal karena kondisi mama semakin menurun saat itu,” cerita Dea Winnie Pertiwi. Menurut Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan COVID-19, peristiwa yang menimpa Dea Winnie Pertiwi jadi bukti bahwa ancaman virus corona masih nyata. “Virus ini sangat jahat dan mudah menular terutama dalam kontak yang sangat dekat satu keluarga," kata Wiku. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Kita Belum Menang] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eyrCGT Part 2 - bit.ly/2Zt41mC Part 3 - bit.ly/32lgxGD Part 4 - bit.ly/3h24j9R Part 5 - bit.ly/32mtzDG Part 6 - bit.ly/3fsq7Lw Part 7 - bit.ly/2CzzGtI Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: Berapa Nilai untuk DPR? (Part 7) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: Berapa Nilai untuk DPR? (Part 7) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Kembali jadi sorotan dan banyak menimbulkan kontroversi. Berapa nilai untuk kinerja para wakil rakyat di Senayan? “Nilai DPR, 4 dari 10. DPR itu rasional tapi tidak idealis.” Begitu kata Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Feri Amsari. Sedangkan peneliti dari Formappi Lucius Karus memberikan nilai 5 untuk DPR. "Pada 2014 - 2019, tahun pertama hanya ada 3 UU yang disahkan. Yang sekarang baru 6 bulan bekerja. Masih ada 6 bulan lagi,” ujar Lucius. Sementara nilai 2 untuk DPR diberikan Dian Novita, anggota LBH APIK. “Dilihat dari jalannya RUU PKS, saya tidak bisa kasih nilai. Karena tidak ada pembahasan sama sekali. Tapi ini baru 5 bulan, saya kasih nilai 2.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: RUU PKS Dijegal, Ini Suara Korban Kekerasan Seksual (Part 6) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: RUU PKS Dijegal, Ini Suara Korban Kekerasan Seksual (Part 6) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Helga Inneke, penyintas yang kini turut mendampingi para penyintas kekerasan seksual menyambut baik pembahasan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Sebab, kata Helga, "Siapapun bisa jadi pelaku (kekerasan seksual). Tapi jangan lupa siapapun bisa jadi korban." Keberadaan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual memang memberi setitik harapan bagi para penyintas kekerasan seksual. Maka, ketika RUU ini dicabut dari Prolegnas, tidak sedikit pihak yang kecewa. "Kami sangat terpukul, yang kami pikirkan, kok, rasanya negara enggak hadir untuk para korban, penyintas,” ujar Helga. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: Debat Pendukung vs Pengkritik RUU PKS (Part 5) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: Debat Pendukung vs Pengkritik RUU PKS (Part 5) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Euis Sunarti, Aktivis Pegiat Keluarga (Giga) adalah salah satu pihak yang getol mengkritik RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS). Meski demikian, guru besar di Institut Pertanian Bogor (IPB) ini tetap mendukung penghapusan kekerasan seksual. Dian Novita, sebagai pendukung RUU PKS, menyampaikan, “Kalau kita semua sepakat bahwa kita tidak setuju kekerasan seksual, kita sudah punya titik yang sama. Jangan lagi diperuncing perbedaannya.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: RUU PKS, RUU Air Mata bukan Mata Air (Part 4) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: RUU PKS, RUU Air Mata bukan Mata Air (Part 4) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Dian Novita, anggota LBH Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (APIK), mencoba menerka alasan dicabutnya RUU PKS dari Prolegnas 2020. Kata Dian, "RUU PKS ini RUU air mata, bukan RUU mata air.” Ketua Badan Legislasi DPR Supratman Andi Agtas menuding Dian tidak mengerti mekanisme pembahasan undang-undang. Supratman pun menjelaskan mekanisme tersebut. Menanggapi pernyataan Supratman, Direktur Pusat Studi Konstitusi (PUSAKO) Feri Amsari mengatakan, “DPR jadi tiba-tiba jadi tertib administratif, padahal waktu bahas RUU KPK, seringkali ketertiban itu dilanggar," kata Feri. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: RUU HIP, Apa Untungnya bagi Rakyat? (Part 3) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: RUU HIP, Apa Untungnya bagi Rakyat? (Part 3) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) menuai polemik. Di saat RUU Penghapusan Kekerasan Seksual (PKS) dicabut dari Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun 2020, RUU HIP masih dilanjutkan pembahasannya meski publik dibuat bertanya di mana urgensinya. Komarudin Watubun, Anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan, memandang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) perlu payung hukum setingkat undang-undang. Itu diwujudkan lewat RUU HIP. Sebaliknya, Anggota DPR dari Fraksi PKS, Mardani Ali Sera, mengatakan BPIP tidak perlu undang-undang khusus. Menurut peneliti dari Formappi, Lucius Karus, persoalannya ada di nama RUU HIP itu sendiri yang mengaburkan maksud utama. "Ini kesannya serius banget, tapi ujung-ujungnya bahas BPIP. Kenapa tidak dari awal saja?" kata Lucius. #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: PKS Setuju RUU HIP Asal... (Part 2) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: PKS Setuju RUU HIP Asal... (Part 2) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Sebagai pengusul, PDI Perjuangan pun menjadi sasaran penolakan publik terhadap RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP). Komarudin Watubun, anggota DPR fraksi partai tersebut mengatakan jika RUU HIP tidak penting, semua fraksi di DPR dari awal sudah pasti menolak. "Dari awal semua fraksi menyetujui. Setelah ada masalah, menarik diri. Biar rakyat yang menilai,” kata Komarudin. Mardani Ali Sera, anggota DPR fraksi PKS menegaskan, “Namanya pembahasan RUU, pasti ada dinamika. PKS setuju RUU HIP asalkan ketentuan ekasila dan trisila dicabut.” #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Menagih Wakil Rakyat: Tebang Pilih RUU Prioritas, Apa Alasan DPR? (Part 1) | Mata Najwa
Menagih Wakil Rakyat: Tebang Pilih RUU Prioritas, Apa Alasan DPR? (Part 1) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Kecaman dan kemarahan publik masih terus dialamatkan kepada wakil rakyat yang ada di DPR. Para anggota dewan dianggap tidak memiliki rasa sensitif dengan terus membahas RUU kontroversial yang ditolak rakyat seperti RUU KUHP dan Omnibus Law Cipta Kerja. Namun di sisi lain, DPR menghentikan pembahasan RUU yang sangat dibutuhkan publik seperti RUU Penghapusan Kekerasan Seksual. DPR dinilai tebang pilih prioritas RUU, apa alasannya? #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Menagih Wakil Rakyat] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/2DqFhmB Part 2 - bit.ly/2BQgRCn Part 3 - bit.ly/2ZN3URT Part 4 - bit.ly/329Y53R Part 5 - bit.ly/2W0fMPh Part 6 - bit.ly/31YI5S8 Part 7 - bit.ly/3eiDjkZ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Yang Lucu tapi Tidak Mau Ditertawakan | Catatan Najwa
Yang Lucu tapi Tidak Mau Ditertawakan | Catatan Najwa
Bulan Yang lalu
Jika kita masih bebas tertawa, itu tandanya demokrasi masih ada. Kalau tertawa saja sudah mendatangkan risiko, berarti sesuatu sedang terjadi. Belum tentu benar-benar buruk, tapi mungkin sudah saatnya kita membaca gelagat dengan lebih cermat. Politikus yang bisa menghadapi lelucon dan ledekan dengan tenang adalah politikus yang menarik. Maka, menjadi penting merawat sikap humoris agar kita terus berlatih berpikir demokratis. Dan kemarin saya menantang beberapa politikus untuk mengirimkan video lucu mereka. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Fahri Hamzah, dan Arief Poyuono telah membuktikan bahwa komedi dan demokrasi itu bersandingan. Tidak ada demokrasi tanpa komedi. Dan kita tahu, humor terbaik adalah humor yang menertawakan diri sendiri. “Jangan mudah ngambek jika penguasa ditertawakan, karena itulah cara rakyat bertahan di hadapan kekuasaan.” Politikus atau pejabat publik punya banyak kesempatan untuk bicara ke masyarakat. Tidak semua hal harus disampaikan dengan serius, yang terkatakan dengan canda kadang hasilnya lebih mudah diterima. Di kala pandemi seperti ini, bila tidak pintar-pintar berkomunikasi, hanya akan menambah keruh situasi. Sementara hanya tawa yang kita punya. (Narasi) Tonton juga Catatan Najwa eps. [Yang Lucu tapi Tidak Mau Ditertawakan] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/31Dl4DQ Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Apa yang akan Terjadi Setelah Kemarahan Jokowi (Part 7) | Mata Najwa
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Apa yang akan Terjadi Setelah Kemarahan Jokowi (Part 7) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Setelah kemarahan Jokowi dan ancaman perombakan kabinet, publik mulai berspekulasi sekaligus bertanya-tanya: apa yang akan terjadi setelahnya? Akankah penanganan situasi krisis akibat pandemi menjadi lebih baik? Narasumber Mata Najwa, Direktur Eksekutif Indobarometer M. Qodari dan Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah memberi saran kepada Presiden Jokowi. “Pak Jokowi harus lebih cermat menyeleksi orang dengan kemampuan manajerial yang teknokrasi yang bagus," ujar M. Qodari. Sedangkan Fahri Hamzah menilai Presiden Jokowi perlu teman bicara. “Presiden juga perlu teman ngomong yang tenang, mereka yang bisa bicara apa adanya dengan Presiden,” ujar Fahri. #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Pertaruhan Reputasi Politik Jokowi (Part 6) | Mata Najwa
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Pertaruhan Reputasi Politik Jokowi (Part 6) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Presiden Jokowi tak hanya mengungkapkan kejengkelannya, tapi juga mendorong para menteri untuk bekerja extraordinary dalam situasi krisis. Presiden juga menyebut bahwa akan mempertaruhkan reputasi politiknya dan akan mengambil tindakan-tindakan luar biasa jika diperlukan. M. Qodari yakin akan ada pergantian menteri. "Ini akan dipengaruhi oleh covid dalam urusan sosial, ekonomi, kesehatan, bantuan sosial, stimulus ekonomi," ujar Direktur Indobaromter itu. Namun, Fahri Hamzah mengingatkan ada menteri-menteri dalam Kabinet Indonesia Maju yang tergolong menteri comfort zone. Ada yang profesional. Dan, yang menurutnya paling banyak ialah kategori menteri titipan. "Jangan sampai ganti dari titipan satu ke titipan lain," kata Wakil Ketua Umum Partai Gelora tersebut. #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Menteri Terawan Jadi Sasaran Reshuffle? (Part 5) | Mata Najwa
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Menteri Terawan Jadi Sasaran Reshuffle? (Part 5) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Kinerja Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto lagi-lagi disorot setelah video pidato Presiden Jokowi viral. Menurut Arief Poyuono, Menkes Terawan bekerja dengan baik. "Saya tidak yakin Pak Terawan akan terpental dari kabinet," sebut Wakil Ketua Umum Gerindra itu. Sedangkan bagi Fahri Hamzah, sekarang adalah waktu yang tepat bagi Terawan untuk bicara lagi setelah lama tak muncul ke publik. “Pak Terawan (mestinya) ngomong sekarang. Karena ini tanggung jawab dia,” kata politikus asal Sumbawa tersebut. #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Presiden Marah, Santunan Kematian Perawat Langsung Turun (Part 4) | Mata Najwa
Presiden Marah, Santunan Kematian Perawat Langsung Turun (Part 4) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Di Balik Jengkelnya Jokowi (Part 4) Setelah video Presiden Jokowi marah ramai jadi perbincangan, santunan kematian untuk para perawat langsung turun. Harif Fadhilah, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) juga menyoroti soal masalah yang ditemui para tenaga kesehatan terutama perawat untuk mendapatkan insentif. Menurut Harif, memang sebagian besar rumah sakit hingga puskesmas belum mengajukan insentif. "Perlu dijewer pimpinan institusi ini. Perlu diubrak-ubrak," kata Harif. Insentif bagi tenaga kesehatan mesti menempuh birokrasi panjang sebelum sampai ke penerimanya. Masalah lain, kata Kepala KSP Moeldoko, "Hanya 44% rumah sakit yang mengajukan insentif." #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Siapa yang Bikin Jokowi Jengkel? (Part 3) | Mata Najwa
Di Balik Jengkelnya Jokowi: Siapa yang Bikin Jokowi Jengkel? (Part 3) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Presiden Jokowi mengungkapkan kejengkelannya di hadapan para menteri dalam Sidang Paripurna Kabinet, 18 Juni 2020 lalu. Dalam pidatonya, presiden menyoroti sejumlah masalah terkait belanja dan kerja kementerian yang lambat dalam situasi krisis. Sedangkan di Mata Najwa episode “Jokowi Diuji Pandemi”, 22 April 2020, Presiden Jokowi mantap mengatakan bahwa koordinasi penanganan virus corona di Indonesia berada langsung di bawahnya. Apakah jengkelnya Jokowi karena ada rantai komando yang terputus? Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko menyoroti masalah yang ditemui di lapangan. “Memang ada problem teknis. Tapi kita harus pastikan bahwa dana yang turun itu tepat sasaran,” kata Moeldoko. #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Di Balik Jengkelnya Jokowi - Tjahjo Kumolo: Harus Siap Setiap Saat Direshuffle (Part 2) | Mata Najwa
Di Balik Jengkelnya Jokowi - Tjahjo Kumolo: Harus Siap Setiap Saat Direshuffle (Part 2) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Menurut Tjahjo Kumolo, pidato Presiden Jokowi pada 18 Juni 2020 itu pernyataan paling keras selama Tjahjo mengenal Jokowi sejak menjabat Wali Kota Surakarta. "Agak sedikit terkejut ketika beliau menyampaikan itu. Saya tidak berpikir itu mengarah ke mana. Dia mengingatkan kita semua. Soal reshuffle, harus siap setiap saat," kata Tjahjo. Sedangkan Menteri Desa-PDTT Abdul Halim Iskandar melihat kejengkelan itu sebagai suatu hal yang wajar. Menurut Halim, memang sebagai presiden, Jokowi berwenang memilih dan mengganti menteri. Soal reshuffle, "Hanya presiden dan Allah yang tahu." #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Di Balik Jengkelnya Jokowi - Moeldoko: Wajar Presiden Marah (Part 1) | Mata Najwa
Di Balik Jengkelnya Jokowi - Moeldoko: Wajar Presiden Marah (Part 1) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Presiden Jokowi menegur menteri-menterinya. Menurutnya, dalam menangani COVID-19, tidak ada progres signifikan. Kepala KSP Moeldoko mengenali intonasi dan gestur Presiden Jokowi. Kata dia, "Yang kemarin (pidato pada 18 Juni 2020), saya melihat cukup tinggi. Wajar Pak Jokowi marah. Seorang pemimpin marah, wajar. Pak Jokowi melihat indeks ekonomi dunia,” Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah menilai ada hal lain di balik itu. "Pasti ada sesuatu yang lebih besar dari letupan (kemarahan) yang mendekati frustasi itu,” ujar Fahri. #MataNajwa #Jokowi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Di Balik Jengkelnya Jokowi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3ghXnoG Part 2 - bit.ly/3ifeidz Part 3 - bit.ly/2YQYvtu Part 4 - bit.ly/2YSlLYp Part 5 - bit.ly/38fMdya Part 6 - bit.ly/2BjKiwz Part 7 - bit.ly/38kCQxi Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit: Dilema Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan (Part 7) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit: Dilema Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan (Part 7) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
BPJS Kesehatan terus mengalami defisit. Pada tahun 2017 sebesar Rp1,6 triliun, pada tahun 2018 sebesar Rp9,1 triliun, sedangkan tahun 2019 sebesar Rp15,5 triliun. Menaikkan tarif iuran adalah salah satu cara mengurangi defisit, namun menjadi dilema karena membebani rakyat kecil. Arief Budimanta, Staf Khusus Kepresidenan Bidang Ekonomi, mengatakan prinsip dasar BPJS Kesehatan ialah gotong royong. “Bagi mereka yang mampu kita harapkan menjadi peserta yang permanen dan berjangka panjang sehingga sustainable,” kata Arief. #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit: Iuran BPJS Naik, Digugat Lagi (Part 6) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit: Iuran BPJS Naik, Digugat Lagi (Part 6) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Kenaikan iuran BPJS Kesehatan dibatalkan Mahkamah Agung. Namun, pemerintah ingin tetap memberlakukannya melalui Perpres 64/2020. Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) pun menguji Perpres itu kembali ke Mahkamah Agung. Tony Samosir, Ketua KPCDI, mengatakan MA sebetulnya telah memberikan rekomendasi untuk BPJS Kesehatan. Menurutnya, pemerintah seharusnya mendengarkan pendapat MA sebelum kembali menaikkan tarif iuran BPJS Kesehatan. #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit: Kartu Prakerja untuk Siapa? (Part 5) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit: Kartu Prakerja untuk Siapa? (Part 5) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Program Kartu Prakerja digadang-gadang Presiden Jokowi membantu meringankan beban masyarakat terdampak COVID-19, terutama para pekerja korban PHK. Namun, pelaksanaannya hingga kini menuai kontroversi dan juga kritikan. Anggota DPR Fadli Zon menyarankan masyarakat diberi bantuan langsung saja ketimbang diberi Kartu Prakerja. “Kita dalam situasi yang tak biasa. Seharusnya intervensi kebijakan-kebijakan itu tepat sasaran. Ini kritik sudah dari berbagai kalangan soal prakerja. Tidak semua merasa menerima manfaat dari prakerja. Berapa banyak yang punya akses online?” kata Fadli Zon. #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit: Insentif Prakerja Cair Pekan Ini (Part 4) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit: Insentif Prakerja Cair Pekan Ini (Part 4) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Kontroversi Kartu Prakerja salah satunya adalah soal terhambatnya pencairan insentif kepada para peserta. Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja Denni Puspa Purbasari mengatakan insentif pekan ini akan cair. Terkait ditundanya gelombang keempat program Denni Puspa Purbasari mengatakan program ini akan dibuka menunggu Perpres keluar. Denni juga menjawab pelbagai kritikan terhadap program ini. #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit: Kontroversi Kartu Prakerja (Part 3) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit: Kontroversi Kartu Prakerja (Part 3) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Mario Hervinka, seorang warga yang urung mengikuti Kartu Prakerja Gelombang IV karena program ini ditunda. Dia berharap kalau bisa bergabung nanti, sistemnya diperbaiki dan pemberian insentifnya lancar. Penundaan itu berawal dari rekomendasi KPK. Komisioner Ombudsman RI Laode Ida menilai Kartu Prakerja adalah konsep yang belum selesai didiskusikan dan persiapannya belum matang. #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit - Fadli Zon: Jangan Jadikan Covid sebagai Kambing Hitam (Part 2) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit - Fadli Zon: Jangan Jadikan Covid sebagai Kambing Hitam (Part 2) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Menanggapi keluhan melonjaknya tagihan listrik di masa PSBB, Direktur Niaga dan Manajemen Pelayanan Pelanggan PLN, Bob Sahril mengatakan tagihan tarif listrik naik beberapa bulan terakhir karena adanya pengalihan (carry over) biaya lebih yang seharusnya dibayar pengguna atau konsumen. Hal itu dikarenakan adanya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), sehingga petugas PLN tidak bisa melakukan pencatatan meter ke rumah pelanggan. Untuk itu, tagihan April dan Mei PLN menggunakan mekanisme pencatatan rata-rata tiga bulan sebelumnya. Anggota DPR RI fraksi Partai Gerindra Fadli Zon menyoroti terkait kerja PLN yang dinilainya tidak profesional. “Jangan membuat COVID-19 ini jadi kambing hitam,” kata Fadli. #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Diimpit di Masa Sulit: Tagihan Listrik Melonjak, Ini Kata PLN (Part 1) | Mata Najwa
Diimpit di Masa Sulit: Tagihan Listrik Melonjak, Ini Kata PLN (Part 1) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Tagihan listrik di rumah Kartika Okta, warga Jakarta Utara, biasanya hanya mencapai Rp400-an ribu per bulan. Namun, pada Mei kemarin, ketika masa PSBB, tagihannya mencapai Rp1,8 juta. Bukan hanya Kartika yang mengalaminya. Sejak awal Mei, Ombudsman RI menerima banyak aduan masyarakat berupa kenaikan tagihan listrik di masa PSBB. Menurut Fadli Zon, anggota DPR yang tagihan listrik di rumahnya juga naik drastis, PLN tidak profesional dalam hal ini. Tapi, Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril menyatakan “Mulai ada PSBB, aktivitas di rumah, apapun yang kita lakukan di rumah. Daya penggunaan masih sama, tapi lama pemakaiannya yang bertambah.” #MataNajwa #Narasi #kapalapi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Diimpit di Masa Sulit] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1 - bit.ly/3eC91us Part 2 - bit.ly/2Nn5JPE Part 3 - bit.ly/2No2bg5 Part 4 - bit.ly/31aqdDi Part 5 - bit.ly/3i0N5ee Part 6 - bit.ly/2VetzkG Part 7 - bit.ly/31bVEwY Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Mantan Wakil Ketua KPK: Rumah Saya Diteror Bom, Pelaku Tak Pernah Ditemukan (Part 7) | Mata Najwa
Mantan Wakil Ketua KPK: Rumah Saya Diteror Bom, Pelaku Tak Pernah Ditemukan (Part 7) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Novel Tak Berujung (Part 7) Tuntutan ringan yang dilayangkan kepada para terdakwa kasus teror air keras kepada Novel Baswedan menuai banyak kecaman publik. Ada pihak yang mengatakan bahwa keadilan dan upaya pemberantasan korupsi di negara ini seakan diinjak-injak. Mantan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief menegaskan bahwa upaya pemberantasan korupsi harus dilindungi. Dia menyayangkan teror yang pernah menimpa dirinya tak kunjung selesai. “Rumah saya dilempari bom, sampai hari ini pelaku tidak pernah ditemukan,” kata Laode. Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak menegaskan agar kita percaya peradilan mampu melihat sisi-sisi keadilan dalam memutus perkara Novel Baswedan. “Negara hukum kerjanya seperti itu,” kata Barita. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Masinton Pasaribu: Menarik Presiden ke Kasus Novel adalah Lebay (Part 6) | Mata Najwa
Masinton Pasaribu: Menarik Presiden ke Kasus Novel adalah Lebay (Part 6) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Novel Tak Berujung (Part 6) Masinton Pasaribu, politikus PDI Perjuangan sekaligus anggota Komisi III DPR RI, mengimbau agar semua menghormati jalannya proses persidangan. Menurutnya, energi Presiden Jokowi sudah habis menangani COVID-19, jadi jangan menarik-narik kasus ini ke tangan presiden. “Presiden fokus yang lain dan enggak mungkin presiden boleh mengintervensi proses hukum. Menarik presiden ke ranah ini menjadi lebay,” kata Masinton Pasaribu. Kuasa hukum Novel Baswedan, Saor Siagian, mengatakan ultimatum Presiden Jokowi berjasa membuat pelaku penyerangan terhadap Novel Baswedan segera ditangkap. “Andaikan presiden tidak memberikan ultimatum, apakah ada persidangan yang akan terjadi, problemnya apakah persidangan ini benar atau sandiwara. Jangan tanggung-tanggung presiden,” ujar Saor. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Pengacara Novel: Mengapa Brigadir Dibela Irjen Bintang Dua? (Part 5) | Mata Najwa
Pengacara Novel: Mengapa Brigadir Dibela Irjen Bintang Dua? (Part 5) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Novel Tak Berujung (Part 5) Penyerang Novel Baswedan ialah polisi aktif. Tim kuasa hukum para penyerang pun dari kepolisian. Sebab itu, pengacara Novel, Saor Siagian, menyebut pengadilan dalam pengungkapan kasus Novel merupakan sandiwara. Serupa dengan Saor, Laode M. Syarif, mantan komisioner KPK, mengatakan, “Kepolisian itu mewakili negara, mewakili korban. Lalu ada polisi juga yang mewakili pelaku kejahatan (dalam kasus Novel). Ini agak tumpang. Janganlah kita pertontonkan sandiwara yang enggak lucu.” #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Novel Tak Berujung - Kejanggalan Tuntutan Kasus Teror Novel Baswedan (Part 4) | Mata Najwa
Novel Tak Berujung - Kejanggalan Tuntutan Kasus Teror Novel Baswedan (Part 4) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Tuntutan ringan yang dilayangkan Jaksa Penuntut Umum kepada dua orang terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan jadi sorotan publik. Tak hanya itu, kejanggalan demi kejanggalan mengiringi proses persidangan. Ketua Komisi Kejaksaan Barita Simanjuntak menyebut pihaknya telah menerima masukan dan mengawasi perkembangan persidangan terdakwa penyerang Novel Baswedan. Sedangkan politikus PDIP, Masinton Pasaribu, menegaskan mekanisme hukum harus dihormati. Dia juga berharap, “Persoalan ini jangan ditarik ke ranah politik dan ranah presiden.” #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Novel Tak Berujung -  Kasus Sarang Walet, Novel: Rekayasa (Part 3) | Mata Najwa
Novel Tak Berujung - Kasus Sarang Walet, Novel: Rekayasa (Part 3) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Terdakwa disebut dendam terhadap Novel terkait kasus dugaan penganiayaan pencuri sarang burung walet di Bengkulu pada 2004. Menanggapi itu, Novel menyitir laporan Ombudsman RI yang menyatakan kasus itu ialah rekayasa. “Hasil temuan Ombudsman mengatakan, alat bukti untuk mengkriminalisasi saya itu adalah rekayasa, dan oknum yang bersangkutan agar segera disidik, Tapi rekomendasi ini tidak dijalankan,” ujar Novel. Novel Baswedan meyakini penyiraman air keras yang dialaminya bukan peristiwa tunggal, melainkan diduga terkait teror kepada anggota KPK lainnya. Novel menerka ada “orang kuat” juga berusaha mengendalikan pengungkapan kasus tersebut dan hanya bila presiden turun tangan, kasus bisa tuntas. “Negara ini kan di bawah presiden. Kasus ini melibatkan orang “kuat”. Saya gak yakin (kasusnya tuntas) kalau Presiden gak turun tangan,” ujar Novel. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Novel Baswedan Tunjukkan Bukti Air Keras dan Foto Pelaku Pengintaian (Part 2) | Mata Najwa
Novel Baswedan Tunjukkan Bukti Air Keras dan Foto Pelaku Pengintaian (Part 2) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Novel Tak Berujung (Part 2) Dalam agenda pembacaan nota pembelaan atau pledoi, kuasa hukum terdakwa penyiram air keras ke Novel Baswedan mengatakan kerusakan mata Novel “bukan akibat penyerangan”. Melainkan “kesalahan penanganan”. Ihwal itu Novel menyatakan tidak melihat ada satu pun bukti dalam pledoi kecuali keterangan terdakwa. Kejanggalan demi kejanggalan mengiringi persidangan kasus teror yang dialami Novel Baswedan. Dari mulai sketsa wajah tersangka yang berbeda hingga fakta-fakta lapangan yang tak dihadirkan di persidangan. Di Mata Najwa, Novel Baswedan membawa bukti foto air keras dan foto pelaku pengintaian. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Novel Tak Berujung - Novel Baswedan: Lepaskan Saja Terdakwa (Part 1) | Mata Najwa
Novel Tak Berujung - Novel Baswedan: Lepaskan Saja Terdakwa (Part 1) | Mata Najwa
Bulan Yang lalu
Tuntutan satu tahun penjara untuk terdakwa penyiram air keras ke Novel Baswedan yang dilontarkan jaksa menuai kontroversi. Novel menganggap itu keterlaluan. “Tentunya kaget (terhadap hasil peradilan), kenapa sedemikian keterlaluan? (Walau) Saya tidak terlalu menaruh harapan karena sebelumnya proses (hukum) sudah tidak wajar,” kata penyidik KPK tersebut. “Melihat proses (hukum) tidak jelas, saya pikir, sudahlah, jika jaksa tidak punya bukti (kuat), daripada dipaksa-paksa orang (untuk) dihukum," kata Novel Baswedan menjelaskan kenapa lebih baik terdakwa dibebaskan saja. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Novel Tak Berujung] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dhsajS Part 2: bit.ly/2N5Y3Bh Part 3: bit.ly/3hCEmiw Part 4: bit.ly/2ALIWKr Part 5: bit.ly/3hGiRNy Part 6: bit.ly/2ChIAvH Part 7: bit.ly/3fDpzCl Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Wisuda 2020 Merayakan Angkatan LDR | Catatan Najwa
Wisuda 2020 Merayakan Angkatan LDR | Catatan Najwa
2 bulan yang lalu
Catatan Najwa Wisuda 2020 Merayakan Angkatan LDR, spesial untuk para lulusan tahun 2020, karena perjuangan dan pencapaian mereka layak dirayakan. Mereka berhasil menyelesaikan tugas dan tanggung jawab sebagai mahasiswa di tengah pandemi ini. Lewat #WisudaLDR2020, kami ingin bersama merayakan usaha dan perjuangan, ikut bertepuk tangan meski hanya virtual, dan pelukan hangat walau sebatas emotikon media sosial. Berbagai cerita perjuangan wisudawan lulusan 2020, juga pesan semangat dari Dian Sastrowardoyo, Nicholas Saputra, Vincent Rompies, Desta Mahendra, Mendikbud Nadiem Makarim, serta tokoh-tokoh publik lainnya turut memaknai perayaan #WisudaLDR2020. Penampilan Isyana Sarasvati dan Paduan Suara Mahasiswa UI Paragita menambah seru perayaan #WisudaLDR2020. Acara ini didukung oleh Bank Mandiri dan Wirausaha Muda Mandiri. #WisudaLDR2020 #beranimudaberaniberkarya #bergerakdari #Narasi (Narasi) Tonton juga Catatan Najwa eps. [Wisuda 2020, Merayakan Angkatan LDR] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/2zwl2lA Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kejutan Najwa untuk Peserta #WisudaLDR2020 | Catatan Najwa
Kejutan Najwa untuk Peserta #WisudaLDR2020 | Catatan Najwa
2 bulan yang lalu
Liana Mursalim, mahasiswa penerima beasiswa Bidikmisi dan lulusan berprestasi Universitas Hasanuddin tahun 2020. Orang tua dan adik-adiknya menempuh perjalanan 12 jam menuju Makassar untuk menyaksikan Liana mengenakan toga. Namun, satu jam sebelum keluarganya sampai tujuan, Liana menerima surat rektor yang mengabarkan wisudanya ditunda. Orang tua Liana yang sudah berkorban materi untuk bisa ke Makassar akhirnya harus kembali ke Mamuju dengan perasaan kecewa. Sementara, impian mahasiswa jurusan Manajemen Komunikasi Universitas Padjajaran, Monica Syavira Watrin untuk melaksanakan prosesi wisuda kandas. Padahal, selama bertahun-tahun Monica Syavira bertugas sebagai petugas pelaksanaan wisuda di universitasnya. Ia sudah bercita-cita memakai toga di depan sang Ibunda tercinta bahkan dari jauh hari berniat untuk memberikannya bunga sebagai tanda terima kasih. Tim Narasi memberi kejutan untuk Liana. Tanpa sepengetahuannya mereka, Najwa Shihab menghubunginya lewat video call, untuk mengundangnya secara langsung ke #WisudaLDR2020. (Narasi) Tonton juga Catatan Najwa eps. [Kejutan Najwa untuk Peserta #WisudaLDR2020] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/3hk733x Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru: Pak Terawan Ada di Mana? (Part 7) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru: Pak Terawan Ada di Mana? (Part 7) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19 mengatakan risiko penularan di sekolah paling tinggi, namun kerugian ekonomi akibat penutupan sekolah kecil. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wali Kota Bogor Bima Arya pun menyatakan belum berencana membuka sekolah dalam waktu dekat. Aman Pulungan, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, menyambut baik hal ini. Namun, dia memberi syarat, “Jumlah tes kita harus 30 puluh kali lipat dibanding sekarang.” Mata Najwa membuka kesempatan masyarakat untuk bertanya kepada para pemangku kebijakan. Salah satu warganet bertanya: Pak Terawan ada di mana? #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru - IDAI: Kasus Corona Anak Tinggi, Sekolah Jangan Dibuka (Part 6) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru - IDAI: Kasus Corona Anak Tinggi, Sekolah Jangan Dibuka (Part 6) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Aman Pulungan, Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia, menyerukan agar sekolah jangan dibuka sebab angka kematian dan penularan Covid-19 pada anak masih meningkat. "Dengan data yang setiap waktu masih meningkat, kami rasa belum cukup waktu sekolah untuk dibuka," kata Aman. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Siap-Siap Normal Baru] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/2XQL6kO Part 2: bit.ly/37hs0rf Part 3: bit.ly/37gMqjY Part 4: bit.ly/3cQn1if Part 5: bit.ly/3cLwrvn Part 6: bit.ly/2Aqm0jI Part 7: bit.ly/37jIAH5 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru: Pemilik Warteg Bingung Jaga Jarak untuk Pembeli (Part 5) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru: Pemilik Warteg Bingung Jaga Jarak untuk Pembeli (Part 5) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Social distancing sulit dilakukan di pasar tradisional. Hal ini diakui Mislan, pedagang ayam di Pasar Lenteng Agung. Menurut Wiku Adisasmito, Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Covid-19, pasar tidak perlu cepat-cepat relaksasi. “Pasar kan ada pedagang, pembeli, pemasok, simulasikan dulu interaksinya yang pas, bagaimana protokol kesehatan yang aman. Disesuaikan dulu,” ujar Wiku. Di sektor lain ternyata juga masih ada yang bingung soal penerapan protokol new normal. Sayudi, pengusaha warteg di Jakarta, mengatakan, di Jakarta ada daerah yang membolehkan warteg buka. Ada yang tidak. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Siap-Siap Normal Baru] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/2XQL6kO Part 2: bit.ly/37hs0rf Part 3: bit.ly/37gMqjY Part 4: bit.ly/3cQn1if Part 5: bit.ly/3cLwrvn Part 6: bit.ly/2Aqm0jI Part 7: bit.ly/37jIAH5 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru: Mall Siap Normal Baru? (Part 4) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru: Mall Siap Normal Baru? (Part 4) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Per 15 Juni 2020, pusat perbelanjaan di DKI Jakarta akan dibuka dengan menerapkan protokol kesehatan. Bila protokol dilanggar, mal akan ditutup lagi. Sedangkan di Kota Bogor, hanya mal yang siap saja yang dibuka. Stefanus Ridwan, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia, menyatakan mal-mal sudah melatih diri dengan protokol kesehatan. "Kita melakukan penyempurnaan dari protokol new normal sesuai dengan apa yang diminta gubernur dan semua yang mengeluarkan persyaratan," ujar Stefanus Ridwan. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Siap-Siap Normal Baru] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/2XQL6kO Part 2: bit.ly/37hs0rf Part 3: bit.ly/37gMqjY Part 4: bit.ly/3cQn1if Part 5: bit.ly/3cLwrvn Part 6: bit.ly/2Aqm0jI Part 7: bit.ly/37jIAH5 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru - Kemenhub: Di Zona Merah, Motor Belum Boleh Boncengan (Part 3) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru - Kemenhub: Di Zona Merah, Motor Belum Boleh Boncengan (Part 3) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Di masa new normal, pengemudi ojek online diperbolehkan lagi mengangkut penumpang. Namun, sederet protokol mesti ditaati pengemudi dan penumpang. Meski demikian, Isnaini Nugroho belum berani angkut penumpang. “Saya masih belum berani angkut penumpang, kecuali ada aturan dari kemenhub, penumpang harus bawa helm sendiri dan pembayaran secara non-tunai," kata pengemudi ojek online di Jakarta ini. Kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati, “Soal helm, saat ini belum kami wajibkan ke penumpang. Tapi disarankan. Kalau penumpang enggak bawa, nanti ada tutup kepala dari (penyedia) aplikator. Ini memang belum diatur." #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Siap-Siap Normal Baru] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/2XQL6kO Part 2: bit.ly/37hs0rf Part 3: bit.ly/37gMqjY Part 4: bit.ly/3cQn1if Part 5: bit.ly/3cLwrvn Part 6: bit.ly/2Aqm0jI Part 7: bit.ly/37jIAH5 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru: Curhat Pengguna KRL di Masa Transisi (Part 2) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru: Curhat Pengguna KRL di Masa Transisi (Part 2) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Antrean penumpang di stasiun KRL mengular panjang sejak perkantoran di Jakarta mulai dibuka. Teddy Septian, warga Kota Bogor yang setiap hari menggunakan KRL, ialah salah seorang yang mengalaminya. Wali Kota Bogor Bima Arya tengah mencari solusi untuk ini. "Pengaturan shift kerja itu opsi yang bagus, kita usulkan dibagi 2 shift saja," ujar Bima. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Siap-Siap Normal Baru] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/2XQL6kO Part 2: bit.ly/37hs0rf Part 3: bit.ly/37gMqjY Part 4: bit.ly/3cQn1if Part 5: bit.ly/3cLwrvn Part 6: bit.ly/2Aqm0jI Part 7: bit.ly/37jIAH5 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Siap-Siap Normal Baru - Anies: Masa Transisi, Nikah Boleh Resepsi Tunda Dulu (Part 1) | Mata Najwa
Siap-Siap Normal Baru - Anies: Masa Transisi, Nikah Boleh Resepsi Tunda Dulu (Part 1) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Masyarakat menyimpan banyak pertanyaan terkait penerapan new normal. Beberapa di antaranya mempertanyakan apa sudah boleh berkumpul-kumpul di Jakarta. Ada juga yang bertanya apa sudah boleh menikah? Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan Jakarta masuk masa transisi, namun PSBB masih berlaku. “Belum boleh kumpul-kumpul. Car free day contohnya. Kita enggak tahu siapa yang datang dan berapa jumlahnya. Pertemuan seperti ini jangan (dulu),” ujar Anies. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Siap-Siap Normal Baru] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/2XQL6kO Part 2: bit.ly/37hs0rf Part 3: bit.ly/37gMqjY Part 4: bit.ly/3cQn1if Part 5: bit.ly/3cLwrvn Part 6: bit.ly/2Aqm0jI Part 7: bit.ly/37jIAH5 Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
YouTube Creators for Change - The Invisible Heroes (Part 2)
YouTube Creators for Change - The Invisible Heroes (Part 2)
2 bulan yang lalu
Sebagai jurnalis, saya menghargai pergulatan individu yang pernah berada dalam situasi konflik, khususnya yang dipicu ekstremisme. Bukan hanya tentang awal mula mereka menjadi ekstrem dan pelaku, tapi juga termasuk soal bagaimana mereka keluar dari jerat mematikan itu. Catatan ini memotret pengalaman dan kisah sejumlah penyintas konflik, yang pernah dihisap oleh ekstremisme keyakinan maupun konflik-konflik komunal lainnya. Baik sebagai korban maupun pelaku, mereka sama-sama mengalami trauma. Namun para penyintas ini mampu mengubah jalan hidup dan bahkan menggaungkan narasi perdamaian dengan cara bercerita. Kisah Ronald Regang, penyintas konflik Ambon yang pernah menjadi salah satu pemimpin tentara anak bisa disaksikan pada seri dokumenter The Invisible Heroes Eps. Luka Beta Rasa di www.narasi.tv atau bit.ly/3cPZi2U Perjuangan Lusty Manna, penyintas kekerasan seksual yang mampu bangkit menyemangati para korban lainnya bisa disaksikan pada program Narasi People di www.narasi.tv atau bit.ly/2XFStLI Cerita Noken Lab, kelompok tari asal Papua yang melawan rasisme dengan cara berbeda bisa disaksikan pada program Narasi People di www.narasi.tv atau bit.ly/2MAAjoz This project was made possible by the ID-card Creators for Change Program in partnership with UNDP and the European Union. For more info go to id-card.infocreators-for-change #CreatorsForChange (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
YouTube Creators for Change - The Invisible Heroes (Part 1)
YouTube Creators for Change - The Invisible Heroes (Part 1)
2 bulan yang lalu
Sebagai jurnalis, saya menghargai pergulatan individu yang pernah berada dalam situasi konflik, khususnya yang dipicu ekstremisme. Bukan hanya tentang awal mula mereka menjadi ekstrem dan pelaku, tapi juga termasuk soal bagaimana mereka keluar dari jerat mematikan itu. Catatan ini memotret pengalaman dan kisah sejumlah penyintas konflik, yang pernah dihisap oleh ekstremisme keyakinan maupun konflik-konflik komunal lainnya. Baik sebagai korban maupun pelaku, mereka sama-sama mengalami trauma. Namun para penyintas ini mampu mengubah jalan hidup dan bahkan menggaungkan narasi perdamaian dengan cara bercerita. Kisah Ronald Regang, penyintas konflik Ambon yang pernah menjadi salah satu pemimpin tentara anak bisa disaksikan pada seri dokumenter The Invisible Heroes Eps. Luka Beta Rasa di www.narasi.tv atau bit.ly/3cPZi2U Perjuangan Lusty Manna, penyintas kekerasan seksual yang mampu bangkit menyemangati para korban lainnya bisa disaksikan pada program Narasi People di www.narasi.tv atau bit.ly/2XFStLI Cerita Noken Lab, kelompok tari asal Papua yang melawan rasisme dengan cara berbeda bisa disaksikan pada program Narasi People di www.narasi.tv atau bit.ly/2MAAjoz This project was made possible by the ID-card Creators for Change Program in partnership with UNDP and the European Union. For more info go to id-card.infocreators-for-change #CreatorsForChange (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
YouTube Creators for Change | Catatan Najwa
YouTube Creators for Change | Catatan Najwa
2 bulan yang lalu
ID-card Creators for Change memberikan kesempatan kepada beberapa konten kreator muda untuk menyebarkan konten positif melalui konten mereka. Tahun ini, Najwa Shihab, SkinnyIndonesian24, Clarin Hayes dan Menjadi Manusia terpilih menjadi ambassador ID-card Creator for Change, seperti apa suara dan harapan mereka? #CatatanNajwa #CreatorForChange (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi: Afgan: Musik Menyatukan di Tengah Pandemi (Part 7) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi: Afgan: Musik Menyatukan di Tengah Pandemi (Part 7) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Afgansyah Reza, musisi pelantun lagu “Jodoh Pasti Bertemu”, menyebut musik menyatukan banyak orang lewat wabah COVID-19. “Sekarang musik benar-benar bisa menyatukan banyak orang. Di tengah ketidakpastian ini, sebisa mungkin tetap bisa inovatif, berekspresi, bermusik, nggak berhenti hanya karena pandemi. Ini akan mengajarkan banyak hal di masa depan,” kata Afgan. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi: Konser Virtual, Normal Baru Bagi Musisi (Part 6) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi: Konser Virtual, Normal Baru Bagi Musisi (Part 6) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Industri musik tanah air amat terpukul wabah COVID-19. Salah satunya karena tak lagi bisa gelar konser. Tapi, musisi bersiasat menyelenggarakan konser virtual. Komposer Erwin Gutawa menceritakan tantangan membuat konser virtual. “Tantangan, itu melibatkan banyak orang. Dari April - Mei ada beberapa show yang kita bikin. Jadi saya tawarkan ke teman-teman, main (musik) dari rumah aja. Mereka seneng banget,” kata Erwin Gutawa. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi: Refleksi Pandemi Butet Kartaredjasa (Part 5) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi: Refleksi Pandemi Butet Kartaredjasa (Part 5) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Butet Kartaredjasa menampilkan monolog spesial di Mata Najwa. Bagi Butet, Pandemi COVID-19 ialah sarana melatih sensitivitas. "Dalam situasi darurat, dengan tangkas kita tangkap sebagai peluang untuk kita improvisasi," ungkap Butet. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi - Butet: Seniman Tak Takluk Pandemi (Part 4) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi - Butet: Seniman Tak Takluk Pandemi (Part 4) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Pekerja seni sangat terdampak dalam pandemi ini. Banyak jadwal manggung atau pun pentas yang batal. Dampaknya juga terasa hingga kru-kru pendukungnya. Ini yang membuat Butet Kartaredjasa, seorang seniman dan budayawan ikut bergerak tak hanya sekadar berkarya namun juga menumbuhkan rasa solidaritas untuk sesama. “Seniman Indonesia sudah cukup teruji. Hidup dalam tekanan kreativitas, ide, dan ekonomi. Tapi, toh, seniman, seperti kata Rendra; kegagahan dalam kemiskinan. Jadi sekarang, kegagahan dalam pandemi. Tak takluk dengan pandemi,” kata Butet. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi - Gus Miftah: Virus Corona Ini Akan Tetap Ada (Part 3) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi - Gus Miftah: Virus Corona Ini Akan Tetap Ada (Part 3) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Gus Miftah tidak sependapat dengan istilah berdamai dengan virus. Menurut Gus Miftah, "Kalau kita berdamai dengan virus, apakah virusnya mau berdamai?" Pandemi COVID-19, bagi Gus Miftah, adalah pemicu manusia agar meningkatkan kualitas jasmani, rohani, dan spiritualitas. “Sedih karena kehilangan sesuatu itu manusiawi, tapi percayalah Allah sedang menyediakan hadiah terbaik untukmu yang sabar dan ikhlas.” Gus Miftah. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi - Rhenald Kasali: Tinggi Hati Kita Harus Direndahkan (Part 2) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi - Rhenald Kasali: Tinggi Hati Kita Harus Direndahkan (Part 2) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
COVID-19 mengusik kenyamanan hidup manusia. Ke depan, manusia pun mesti adaptif dengan tatanan normal baru guna menghadapi dampak COVID-19. Kata Rhenald Kasali, Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI, justru keterbukaan dan mau susah adalah tantangan terbesar manusia. “Mindset-nya harus mau menghadapi kesulitan karena tidak ada yang mudah. Kita sekolah pun tidak mudah. Akhirnya kita memperoleh gelar sampai lulus SMA, lulus sarjana yang lebih tinggi lagi itu adalah berani dan mau susah," ujar Rhenald. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Belajar dari Pandemi - Bintang Emon: Pandemi Ini Menguji Kekompakan Kita (Part 1) | Mata Najwa
Belajar dari Pandemi - Bintang Emon: Pandemi Ini Menguji Kekompakan Kita (Part 1) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Merawat sikap humoris kala pandemi COVID-19 tetap dilakukan para komika. Gusti Bintang atau yang populer dengan nama panggungnya Bintang Emon rajin bikin konten, yang tidak hanya bikin ngakak, tapi juga berisi pengetahuan tentang pandemi. "Kita semua pusing, capek, cuma ya saat ini menguji kekompakan kita," kata Bintang Emon. #MataNajwa #kapalapi #Narasi (Narasi) Tonton juga Mata Najwa eps. [Belajar dari Pandemi] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link di bawah. Part 1: bit.ly/3dvSjw6 Part 2: bit.ly/303Wbk3 Part 3: bit.ly/2Xrbf9A Part 4: bit.ly/2XsM8TM Part 5: bit.ly/3gNsh9D Part 6: bit.ly/36UxUOQ Part 7: bit.ly/2XVUrGW Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Untuk Adek-adek yang Lulus Tahun 2020 | Catatan Najwa
Untuk Adek-adek yang Lulus Tahun 2020 | Catatan Najwa
2 bulan yang lalu
Ini enam alasan mengapa adek-adek yang lulus di tahun 2020 adalah angkatan spesial. Mereka yang lulus di tahun 2020 tak jarang diremehkan sebagai "Angkatan Corona" atau "Angkatan Virus" karena disederhanakan proses kelulusannya. Faktanya, ada enam alasan yang justru membuat adek-adek yang lulus di tengah pandemi, layak dilabeli "Angkatan Emas Indonesia". Di antaranya, banyak perubahan dimulai dari angkatan 2020. Tahan banting, karena 2020 adalah tahun yang penuh tantangan. Alasan lainnya, karena angkatan ini tabah terhadap rindu. Kalau ada julukan lain yang patut untuk lulusan 2020 harusnya "Angkatan LDR" karena yang punya kekasih, gebetan, pujaan, semua harus terbiasa oleh jarak. #beranimudaberaniberkarya (Narasi) Tonton juga Catatan Najwa eps. [Untuk Adek-adek yang Lulus Tahun 2020] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/3gCPUlc Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Pesan Cinta Abi Quraish Shihab dan Gus Mus | Shihab & Shihab
Pesan Cinta Abi Quraish Shihab dan Gus Mus | Shihab & Shihab
2 bulan yang lalu
Pandemi corona ini mengajarkan kepada kita untuk kembali mempertebal cinta, cinta pada Tuhan, cinta pada orang tua, cinta pada keluarga, juga cinta pada hamba-Nya. “Mencintai Allah itu termasuk mencintai hamba-hamba-Nya. Masak kita mencintai Allah lalu menempeleng hamba-hamba-Nya, tidak masuk akal itu,” ujar Gus Mus saat berbincang dengan Abi di Shihab & Shihab spesial malam takbiran bersama Narasi merayakan #KebaikanTanpaSekat, Sabtu (23/5). Menurut Gus Mus, hikmah dari wabah corona ini memberikan banyak pelajaran bagi manusia. Gus Mus mencontohkan saat ini kebersamaan menjadi begitu sangat berharga, ketika hari-hari ini harus diuji karena berjauhan dengan orang tua, keluarga dan kerinduan ibadah di rumah Tuhan. Gus Mus mengungkapkan apa yang terjadi saat ini adalah bentuk kecintaan Tuhan pada manusia. Senada diungkapkan Abi Quraish Shihab yang menyatakan sebelum Tuhan meminta manusia mencintai-Nya, Dia sudah menyatakan cinta-Nya terlebih dahulu. “Ada ungkapan demi cinta-Ku padamu, wahai manusia cintailah Aku. Tuhan sangat mencintai kita, Dia siapkan segala hal yang kita butuhkan,” kata Abi Quraish Shihab. Saksikan selengkapnya perbincangan hangat Abi Quraish Shihab dan Gus Mus dalam video ini. (Narasi) Tonton juga Shihab & Shihab eps. [Pesan Cinta Abi Quraish Shihab dan Gus Mus] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/36xuBNh Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Cerita Pandemi: Keberagaman di Tengah Corona | Narasi People
Cerita Pandemi: Keberagaman di Tengah Corona | Narasi People
2 bulan yang lalu
Problem COVID-19 bukan hanya ujian negara tapi juga kemanusiaan. Beragam partisipasi masyarakat bermunculan dalam melindungi kesehatan dan menghentikan penyebaran virus COVID-19, termasuk gerakan lintas agama. Bukan hanya aksi sosial tapi juga dukungan moral. (Narasi) Tonton juga Narasi People eps. [Cerita Pandemi: Keberagaman di Tengah Corona] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/2XrgS6n Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Idulfitri di Tengah Wabah | Shihab & Shihab
Idulfitri di Tengah Wabah | Shihab & Shihab
2 bulan yang lalu
Pada masa pandemi ini, di saat kita tidak bisa bertemu langsung dengan keluarga, sahabat serta kerabat, Abi Quraish berpesan agar hubungan dengan sesama selalu dijaga. “Kebersamaan tidak harus selalu dalam arti berkumpul fisik. Kebersamaan dengan jiwa, kebersamaan dengan akal, kebersamaan dengan doa kita bersama, dan biarlah doa itu yang bertemu di sisi Allah, itu Idulfitri.” Jika Idulfitri berarti meraih kemenangan, apakah kita tergolong dalam orang yang meraih kemenangan? Apa maknanya? Apa tanda kita berhasil meraih kemenangan itu? Simak selengkapnya di Shihab dan Shihab. #Idulfitri #ShihabShihab #DiRumahTerusMaju (Narasi) Tonton juga Shihab & Shihab eps. [Idulfitri di Tengah Wabah] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/2LY3QId Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Idulfitri Saat Pandemi (FULL VERSION) | Mata Najwa
Idulfitri Saat Pandemi (FULL VERSION) | Mata Najwa
2 bulan yang lalu
Ahmad Purnomo alias Ipung, Nanik Hidayati, Lutfi Eka Wardhani, Mochammad Roziki, Kukuh Yuda Ramadhani, dan Dian Hartawan punya cara unik untuk melepas penat sebagai perawat yang bertugas di kala pandemi. Bermodal ponsel, aplikasi TikTok, kostum APD, dan kreativitas, keenam tenaga kesehatan di RS Sidoarjo ini berubah wujud jadi Power Rangers. “Membuat TikTok itu bisa meningkatkan imun, membuat kita semangat, gitu,” kata Nanik. #Idulfitri #MataNajwa #kapalapi (Narasi) Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Kebersihan Lahir dan Batin | Shihab & Shihab
Kebersihan Lahir dan Batin | Shihab & Shihab
2 bulan yang lalu
Tidak banyak orang yang mengetahui bahwa wahyu kedua adalah perintah menjaga kebersihan lahir dan batin. Kebersihan adalah bagian dari memaksimalkan keimanan. Allah senang kepada orang yang bertobat, dalam arti membersihkan hatinya dari segala penyakit hati dan senang kepada orang yang menjaga kebersihan badannya. Abi Quraish Shihab berpesan bahwa, "Kebersihan adalah manifestasi. jadi kalau Anda tidak bersih, kurang bersih, sangat bersih, itu adalah gambaran manifestasi kualitas keimanan Anda.” #KebaikanTanpaSekat #ShihabShihab #HebatnyaMAMAdiRumah (Narasi) Tonton juga Shihab & Shihab eps. [Kebersihan Lahir dan Batin] dan episode lainnya di www.narasi.tv atau klik link bit.ly/3ge8b8k Jangan lupa subscribe, tinggalkan komentar dan share. Tonton konten lainnya juga di ID-card Channel: - Narasi bit.ly/SubscribeID-cardNarasi - Narasi Newsroom bit.ly/SubscribeNarasiNewsroom - Narasi Entertainment bit.ly/SubscribeYTNarasiEntertainment - Narasi Stories bit.ly/SubscribeNarasiStories - Narasi Talks bit.ly/SubscribeNarasiTalks - Narasi Sports bit.ly/SubscribeNarasiSports Jangan lupa subscribe yaa.. Follow: instagram.com/najwashihab twitter.com/NajwaShihab facebook.com/najwashihabofficial
Street Basketball
Street Basketball - 2 menit yang lalu
Eeeeeeeeeeeeeeeee
Afif Hamidi
Afif Hamidi - 2 menit yang lalu
alfatihah untuk almarhum Prof. Dr. Sapardi Djoko Damono ...( meninggal bulan juli, bulan lalu), karya dan spirit beliau selalu abadi,,semoga ditempatkan di sisi Nya, fi yempat terindah,,
Machsunah Dloni
Machsunah Dloni - 10 menit yang lalu
Sangat sejuk di hati.....semakin kangen ingin sering ngaji bersama beliau-beliau semoga berkak Aamin
iam Boys
iam Boys - 13 menit yang lalu
ohhh
Safiuddin Safiuddin
Safiuddin Safiuddin - 15 menit yang lalu
Mentri sampah,,,,,
detik Lampung_com
detik Lampung_com - 15 menit yang lalu
PENTING!!! maaf MB NANA saya disini jauh melenceng dari topik d atas. saya ingin dengan penuh harapan MB NANA sudi kiranya mengundang mentri tenaga kerja untuk melibas SAMPAH" CALOK yg selama ini memanfaatkan calon para pahlawan devisa kita yg mempunyai niatan sangat besar untuk merubah kehidupan keluarga mereka. para CALOK dengan teganya mencekik leher para calon tki dengan mematok biaya yg sangat jauh melenceng dari yg d tentukan pemerintah 15-20jta sektor pabrik, sedangkan mereka para SAMPAH BANGSA mematok harga 50-65 juta itu pun masih ada potongan chinatras selama 6 bulan perbulan 6000 nt berkisar 3juta perbulan. kita tidak tau dari mana para calon tki membayar permintaan para SAMPAH BANGSA "HUTANG" kemungkian besar. ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. permohonan saya ini bisa om dedi cek d seluruh chenel you tube yg membahas biayanya keberangkatan tki taiwan. d tengah pandemi covid 19 ini banyak orang ingin merantau untuk membantu perokonomian keluarga. SANGAT SANGAT D MOHON DENGAN SANGAT BANTUAN MB NANA tolong MB NANA tolong saudara" kita.😟😟
Rizal Arifin
Rizal Arifin - 17 menit yang lalu
14:54 Kenapa paling susah? krn kita sudah di terbiasa doktrin oleh Sains Modern.. sehingga kita menjadi BUTA akan kebesaran-Nya!
Ervan 1986
Ervan 1986 - 22 menit yang lalu
Terus untuk nasib ojol pie pak
The Zultan
The Zultan - 35 menit yang lalu
Syarat dan ketentuan berlaku ya..
Gold Stone
Gold Stone - 37 menit yang lalu
Yg tidak pro NKRi segera minggir....dan tingal ditengah laut saja.
Lalaa Sheela
Lalaa Sheela - 40 menit yang lalu
Pak Jokowi is typing:...... Mendikbud Nadiem: loh guys?
atsya romantika
atsya romantika - 41 menit yang lalu
Sahaja itu produk apa?
sarjana SD
sarjana SD - 43 menit yang lalu
Enak banget yah kalo orang kaya di penjara.. sungguh adil...
Arcintya Dwi Novia
Arcintya Dwi Novia - 44 menit yang lalu
Nih orang budek apa gak paham hadits.. Sudah di bacakan dan membaca haditsnya masih saja bilang bendera hti. Padahal haditsnya jelas, itu benderanya Rasulullah yang mana seluruh ummat islam diperbolehkan memakai.. Seandainya hti menggunakan bendera Rasulullah ini sebagai simbol kelompoknya yaaa suka suka mereka dong... Kan Hti orang islam juga. Dangkal benner otaknya.
Lalu Artawan
Lalu Artawan - 44 menit yang lalu
Sependapat dan Tuhan memberikan ruang terbuka untk berkiprah mengisi kemrrdekaan dengan berbagai inovasi yg bermanfaat bagi sesama.Dirgahayu RI ke 75.💟
Arcintya Dwi Novia
Arcintya Dwi Novia - 53 menit yang lalu
Rohmanmuziy sekarang jadi pasien kpk juga kan? Kesandung korupsi. Hahahahha.. Terbuktilah, siapa sebenarnya yang ingin menghancurkan Indonesia. Fitnah HTI teroooooossss....
Mikan To
Mikan To - Jam Yang lalu
Salut Mbak Nana. Hati ini dan msh banyak yg lain yg tdk mmpu bicara dg suara/kata dg pikiran sama yg bertebaran bukan dipusatpusat kota
Neneng Yayah
Neneng Yayah - Jam Yang lalu
Kalau aku merasakan sangat bahagia di indonesia ini,ini nyata sekarang ini,dikampungku tidak ada copid,damai,sederhana,ibadah tidak diganggu,tidak berkeingin berlebih yang tidak sesuai dengan kemampuanku,aku sangat bersukur dengan negara ini
Ela Nurlaela
Ela Nurlaela - Jam Yang lalu
Semoga pensiunan yg dibawah 3 juta jg mendapatkan bantuan juga..
Faisal Sunuba
Faisal Sunuba - Jam Yang lalu
Menteri Pendidikan Paling Goublok Sedunia, Jangan Kamy Sama Penghasilan Mu Menteri Dgn Rakyat Yg Miskin, Contoh Akibat Belajar Jauh ini Keluarga Saya Tambah MISKIN , DASAR GOUBLOK MENTERI
sherdan chanel
sherdan chanel - Jam Yang lalu
.dasar syiah..mana ada semua agama sama..islam itu agama paling baik menurut sang pencipta..innaddina indallahillislam
goosebump trvs
goosebump trvs - Jam Yang lalu
Tes
Acsyal FN
Acsyal FN - Jam Yang lalu
Kok gw jadi ngerii, kenapa kok beda ya sama sel orang kecil😂
erick hidayat
erick hidayat - Jam Yang lalu
duh,mas mentri ngga tau nih gmn keadaan lapangan...dana BoS di lapangan,carut marut
redo androsta
redo androsta - Jam Yang lalu
Orang seperti ini layak jadi guru ,di buat tempat pendidikan kades sluruh RI
korban anime
korban anime - Jam Yang lalu
Turunkan harga bahan pokok lebih rasional dan dpt di nikmati semua kalangan klo bagi bagi begini cuma kalangan tertentu yg dpt dan kadang tidak tepat sasaran
korban anime
korban anime - Jam Yang lalu
Lucu sekali
Nyda. T
Nyda. T - Jam Yang lalu
Aku ingin bertemu Indonesia yang sangat ramah, senang menolong, semangat gotong royong, dan selalu menjadi kebanggaan karena kekayaan alam dan budaya yang luar biasa.
#S555 #S777
#S555 #S777 - Jam Yang lalu
💜💙💚💛
Fadly Nasir
Fadly Nasir - Jam Yang lalu
Ktx bpkx ahli tafsir,kok anknya ad yg gk pke hijab,
Suhardi Adi
Suhardi Adi - Jam Yang lalu
Punya presiden standar jadinya begini
Supriadi Hadi Mulyono
Supriadi Hadi Mulyono - Jam Yang lalu
Cukup dalam maknanya, apa yang sudah diri ini lakukan sebagai warga Indonesia?
Danyrahman Dany
Danyrahman Dany - Jam Yang lalu
Muslim kalo cm mau korupsi, buat apa kita pilih kalo cm akan menambah susah negara dan juga masyarakat, non muslim kenapa gak, selagi dia masih membuat kita dn negara kita maju, tujuan kita kan satu, cm mau kita dan negara kita makmur maju dan sukses
Verell Natha Aprillio
Verell Natha Aprillio - Jam Yang lalu
Miris melihat Mbak satpam ini..bersyukurlah anda dgn penghasilan per bulan 4,1jt itu. Karena masih banyak di luar sana pekerja yg gajinya di bawah 2 jt perbulan yg BERHARAP dpt bantuan 600rb demi bisa makan dan kebutuhan hidup sehari-hari..sedangkan anda berharap dpt bantuan cuma hanya utk beli DALEMAN 🙄 Miris syekali entah apa yg ada d otakmu itu mbak..
Reza Lutfi
Reza Lutfi - 2 jam yang lalu
Sekali kali mardigu dong kaka najwa
dew 77
dew 77 - 2 jam yang lalu
Semoga terealisasi
Ade Fitra
Ade Fitra - 2 jam yang lalu
Apa cuman yg saya yg merasa kalau audio dari video yang di upload mata najwa agak kekecilan ?
Lita Riio
Lita Riio - 2 jam yang lalu
Mungkin mereka2 penceramah merasa yakin baget akan masuk surga kli ya . Pencela . Pecemooh .penghujat .atw apapun itu . NAUZUBILLAH ...
Nana Erna
Nana Erna - 2 jam yang lalu
MB Nana i love it🥰🥰 tetap jadi inspirasi ku MB😍
read riduan
read riduan - 2 jam yang lalu
Memang mantapp sinetron nya
BADUT GEMBIRA
BADUT GEMBIRA - 2 jam yang lalu
kalau pendidikan hanya mementingkan kepintaran, google jauh lebih pintar. -kata si murid viral
Kota Lama
Kota Lama - 2 jam yang lalu
Anak Tuhan akan mengeluarkan kata kata Berkat. Insiprasi yang wajib di tiru... INDONESIA seharusnya melihat Banyak anak muda diluar sana butuh asupan energic dan karakter seperti 2 anak INDONESIA yang memberkati ini
read riduan
read riduan - 2 jam yang lalu
Macam holiday bro power
read riduan
read riduan - 2 jam yang lalu
Mantapppp penjaranya kayak hotel bintang 5 mantapppp
BEN 76
BEN 76 - 2 jam yang lalu
Mau yg jomblo mbk
Sili Wangi
Sili Wangi - 2 jam yang lalu
Terkadang sulit untuk bahagia di sana.
KamiKaze 2K
KamiKaze 2K - 2 jam yang lalu
Proyek korupsi lg nih zzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzzz
Nur Hakiki
Nur Hakiki - 2 jam yang lalu
Indonesia adalah pesantren. Pesantrenku Indonesiaku
Dewi Idas
Dewi Idas - 2 jam yang lalu
Gmn pemerintah ini gji d bawah 5jt dpt bantuan sdgkn yg pengangguran biro boro
Ferdy Ntt
Ferdy Ntt - 2 jam yang lalu
Saya lebih sengsara menghadapi dan memikirkan Indonesia. Coba mba Nana membuka Chanel #ferdyntt disana mba Nana menemukan penderitaan
Suhendri Eri
Suhendri Eri - 2 jam yang lalu
Subhanallah para waliyullah, smg sehat selalu ustadz gusbaha dan Kiyai Quraish sihab
Octavia Ika Amindarsih
Octavia Ika Amindarsih - 3 jam yang lalu
🙏subbekan alloh,sy suka senanchannel,kematiaan illahi,kr sediki memahami ,ada lg hekmah nya.s moga pg ini insya alloh,ust dlm keadaan sehat-walafiat,ksh umor panjang,ksh reszi berlimpah dlm membagi-bagikn ilmu,mksh ilmu nya sehingga,sy jdkn pelajaraan n wawasaan .insya-alloh dpt hidayah,inayaah ,berkah -dunia -ahkirat kran aa alloh ta alla🙏
Nata KM.
Nata KM. - 3 jam yang lalu
Kemarin coba minta pulsa ke kepsek g boleh loh 🤣🤣🤣🤣
akib fahrizal
akib fahrizal - 3 jam yang lalu
Mba Nana adalah Ikon Indonesia yang luar biasa. Semangat 45 terus mba nana...
dhani 00
dhani 00 - 3 jam yang lalu
I LOVE YOU MR. GANJAR...LOMBOK BERHARAP ANDA JADI PEMIMPIN NEGARA INDONESIA 😍😍😍😍😍😍
Ahmad wahudin Wahudin udin din
Ahmad wahudin Wahudin udin din - 3 jam yang lalu
Corona dari jaman nabi udah ada kenapa kita harus takut ,hanya Alloh yg harus di takuti
Ahmad wahudin Wahudin udin din
Ahmad wahudin Wahudin udin din - 3 jam yang lalu
Mendingan di pesantren semua
Ahmad wahudin Wahudin udin din
Ahmad wahudin Wahudin udin din - 3 jam yang lalu
Keenakan guru x
Tria Fitriana Wiji Lestari
Tria Fitriana Wiji Lestari - 3 jam yang lalu
🥺
ismanto anto
ismanto anto - 3 jam yang lalu
Lebih baik lg kalo sertipikasi guru di sumbangkan ke murid seluruh indonesia.kd efiseensi utk diberi.
Christian Wong
Christian Wong - 3 jam yang lalu
Tuek goblok
Rhey Cikies
Rhey Cikies - 3 jam yang lalu
Puisi yg bagus....
Rhey Cikies
Rhey Cikies - 4 jam yang lalu
Good job
Sekil Krisbianto
Sekil Krisbianto - 4 jam yang lalu
Mbak nana pintar deh
Natalia Antoneta ida
Natalia Antoneta ida - 4 jam yang lalu
Aq setuju kl Erick Tohir 2024 jd Presiden..dan wakilnya Basuki cahya purnama..rasanya Indonesia akan lebih maju..dan pasti pemberantasan lebih besar
Ratnasih Omih
Ratnasih Omih - 4 jam yang lalu
Amerika
M Andi Rizki R
M Andi Rizki R - 4 jam yang lalu
Cewe yang saya harapkan untuk masa depan sayaa 😍 cerdas , berani , memilih yang benar dan berpendidikan 😁
Kak Tyas
Kak Tyas - 4 jam yang lalu
Rapuh... tapi tidak mengenal jatuh .. uwuuu mbak 😍😍
Ando Puteh
Ando Puteh - 4 jam yang lalu
Rakyat tak terasa.pjb berbuih
M. Rengga Jhodis Tira
M. Rengga Jhodis Tira - 4 jam yang lalu
Ambil peran dn jadi versi terbaik dari Indonesia 🌹
Somay Pahit
Somay Pahit - 4 jam yang lalu
Kalo saya ud kerja tapi ga di gaji itu nama nya AP ya .bsa tlg komen ga
jontit chanel
jontit chanel - 4 jam yang lalu
Hebat tenan 🤣🤣🤣 dadi opo to ngger ngger
Raden Naja Channel
Raden Naja Channel - 4 jam yang lalu
mBak Najwa Shihab sehat selalu
iluy sd ku
iluy sd ku - 4 jam yang lalu
Pak menteri yg terhormat.bln des 2019 ud kna PHK punya loket ppob Iistrik 450 kw gratis , loket sepi..gratis 6 bln + mau di tambah 2 bln lagi bukannya kami ngak setuju ... seandainya pake sistem discount mungkin kita semua bisa merasakan, dan loket2 banyak yg tidak kena imbasnya, ngapunten Pak menteri yg kami banggakan semoga bpk selalu dlm lindungan yg ALLAH SWT.
Edi Sutono
Edi Sutono - 4 jam yang lalu
H T I prilaku kampret
DhilSies
DhilSies - 4 jam yang lalu
Wkwkkw di skak mulu sama mbak najwa
tsar raja
tsar raja - 4 jam yang lalu
Gaji orang tua, sebagai guru mana....?
Firman Bpk.Mudah
Firman Bpk.Mudah - 5 jam yang lalu
Sekali orang Indonesia dikenal dengan keramahannya
Pri Eng
Pri Eng - 5 jam yang lalu
Alhamdulillah
Nuriza Iza
Nuriza Iza - 5 jam yang lalu
Pecatlah semua pak biar gak ada pns tutup sj .sekolah tutup.punyah ank belajar sendiri kan sdh bs lewat one lane.cuman husus operasi kedokteran gimana yah.sdhlah yg mati matilah semua tutup akur aku sukak.yg begitu.entar kiamat jg dunia jg mau tutup.hehe